Home / Kesehatan / Makassar

Selasa, 19 Maret 2019 - 11:30 WIB

Buka Diklat BDI, Sekda Wajo: Kita Harus Ubah Mindset

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — salah satu kelemahan Indonesia dibandingkan dengan negara maju adalah karena selama ini lebih senang melakukan ekspor bahan baku (row materials), lebih banyak bergerak di sektor hulu, memproduksi bahan baku sebanyak-banyaknya untuk kepentingan ekspor.

Hal itu, diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, H. Amiruddin saat mewakili Bupati Wajo membuka Diklat 3 in 1 pada Balai Diklat Industri (BDI) Makassar yang diselenggarakan di bawah koordinasi Kementerian Perindustrian, Senin 18 Maret 2019.

“Kita harus mengubah mindset kita menjadi gemar melakukan ekspor produk hasil olahan. Tentu dengan sentuhan teknologi yang diistilahkan dengan gerakan industrialisasi. Selain itu, kita ubah mindset kita dengan lebih gemar mengoptimalkan hilirisasi tanpa meninggalkan sektor hulu, dalam arti cara pandang masyarakat kita terutama yang bergerak dalam kegiatan entrepreneurship (kewirausahaan),” kata Amiruddin.

Pada kesempatan itu, Sekda Wajo didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Wajo dan sejumlah jajarannya.

Diklat itu sendiri meliputi Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Rumput Laut, Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Ikan, dan Pembuatan Desain Kemasan Produk Pangan Berbasis Kompetensi yang diikuti masing-masing 50 peserta pada setiap jenis Diklat.

Peserta terbanyak berasal dari Kabupaten Wajo, sebanyak 50 orang yang keseluruhannya tergabung dalam kelas Pembuatan Aneka Olahan Berbasis Rumput Laut. Untuk dua kelas lainnya pengolahan ikan dan kemasan produk pesertanya dari beberapa kabupaten.

Ditegaskannya, Indonesia harusnya bukan hanya memikirkan dan menggiatkan kegiatan produksi bahan baku lalu diekspor. Tetapi lebih dari itu, harus memikirkan dan menggiatkan upaya meningkatkan nilai tambah bahan baku melalui proses pengolahan produk, pengemasan yang baik dan terstandarisasi, manajemen pemasaran yang profesional sehingga perjalanan dari produksi bahan baku menjadi barang jadi memiliki rantai perjalanan yang panjang sehingga kesempatan kerja dan berusaha akan semakin terbuka secara luas.
Peserta Diklat 3 in 1 yang berasal dari sejumlah daerah

Kondisi sesungguhnya telah dijawab oleh BDI dengan melakukan Diklat Keterampilan pengolahan produk dan kemasan. Lebih lanjut Sekda menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan oleh BDI ini sangat sejalan dan sangat mendukung salah satu dari 25 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Wajo masa jabatan 2019-2024, yaitu Program 10.000 wirausahawan baru.

“Saya berharap dengan adanya alumni 50 orang peserta yang nantinya akan melalui proses uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), akan menjadi tenaga kerja yang terlatih, kompeten, dan siap bekerja bahkan nanti diharapkan menjadi wirausahawan baru di Kabupaten Wajo yang bergerak pada olahan aneka produk makanan berbasis rumput laut diantaranya, ice cream rumput laut, donat rumput laut, nuget rumput laut dan sebagainya,” ujar Amiruddin.

Sehingga, kata dia, rumput laut bukan hanya dijual dalam bentuk rumput laut kering, tetapi juga menghadirkan aneka produk rumput laut yang sehat dan tentu akan menghadirkan mata rantai serapan tenaga kerja yang lebih produktif di masyarakat.

Di akhir sambutan, Sekda Wajo memberikan semangat kepada seluruh peserta pelatihan untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan baik ini menimba pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku yang terbalut dalam bingkai kompetensi dan dibarengi dengan nilai-nilai integritas di antaranya kejujuran, kedisiplinan, komitmen, konsistensi, dan cinta profesi.

Di samping itu, untuk sukses dalam pekerjaan apapun itu, selain kompetensi juga diperlukan Ability (kemampuan secara interpersonal) yang terdiri dari character, condition, dan collateral. Kemudian perlunya membangun kerjasama antar daerah dalam membangun kolaborasi dan sinergitas keunggulan kompetitif sebagai pilar membangun daya saing Bangsa Indonesia.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Polres Wajo Gelar Dzikir, Doa Bersama dan Santuni 100 Anak Yatim Piatu

Birokrasi

Prof Akbar Silo Optimis Tatap Pilkada Selayar

Makassar

Dewan Pers: Kerjasama Media Harus Penuhi Kriteria

Kesehatan

Tiga Kali Raih KKS Swasti Saba Wistara, Bupati Wajo: Menjadi Spirit dan Motivasi untuk Terus Berbenah

Makassar

AKBP Dedy Dewanto Resmi Jabat Kapolres Wajo, AKBP Asep Marsel Jabat Waka Polrestabes Makassar

Kesehatan

Wagub Dorong Santri Millenial Mandiri untuk Beternak

Makassar

Personil Polda Sulsel Raih Emas SEA Games 2019 Filipina

Kesehatan

UPTD Puskesmas Maniangpajo Gelar Monev Trias UKS