Home / Pendidikan / Sulsel

Senin, 27 Juli 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Partisipasi Nelayan dalam Pengelolaan Sampah Laut, Mahasiswa KKNT Unhas Luncurkan Program SPSK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Putri Muthia Djibu dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melaksanakan program kerja SPSK (Satu Perahu Satu Karung): Inovasi Tata Kelola Sampah Laut Berbasis Partisipasi Nelayan di Kawasan Pesisir Kota Parepare di RT 03/RW 01, Kelurahan Sumpang Minangae, Kota Parepare, Jumat (24/7)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Putri Muthia Djibu dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melaksanakan program kerja SPSK (Satu Perahu Satu Karung): Inovasi Tata Kelola Sampah Laut Berbasis Partisipasi Nelayan di Kawasan Pesisir Kota Parepare di RT 03/RW 01, Kelurahan Sumpang Minangae, Kota Parepare, Jumat (24/7)

LINTASCELEBES.COM PARE-PARE — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Putri Muthia Djibu dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melaksanakan program kerja SPSK (Satu Perahu Satu Karung): Inovasi Tata Kelola Sampah Laut Berbasis Partisipasi Nelayan di Kawasan Pesisir Kota Parepare di RT 03/RW 01, Kelurahan Sumpang Minangae, Kota Parepare, Jumat (24/7). Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 peserta yang terdiri atas nelayan dan masyarakat pesisir.

Program SPSK hadir sebagai upaya mendorong keterlibatan aktif nelayan dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir. Melalui program ini, setiap nelayan diajak menyediakan satu karung di atas perahu untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan selama melaut. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dibawa kembali ke darat untuk dikelola dengan baik sehingga tidak kembali mencemari perairan.

Kegiatan diawali dengan pengenalan program SPSK dan penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah laut berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam pemaparannya, penanggung jawab program menjelaskan mekanisme pelaksanaan SPSK, manfaat program bagi lingkungan pesisir, serta peran nelayan sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan laut. Setelah sesi penyampaian materi, peserta menerima karung yang akan digunakan sebagai sarana pengumpulan sampah selama melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Menurut Putri, program SPSK dirancang sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan dampak nyata bagi kebersihan laut.

“Melalui program Satu Perahu Satu Karung, kami berharap setiap nelayan dapat berpartisipasi mengumpulkan sampah yang dijumpai saat melaut. Dengan kebiasaan sederhana ini, jumlah sampah yang kembali ke pesisir dapat berkurang dan kesadaran menjaga ekosistem laut akan semakin meningkat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif berdiskusi mengenai kondisi sampah di wilayah pesisir Sumpang Minangae. Mereka menyambut baik pembagian karung sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

Ketua RW 01 Kelurahan Sumpang Minangae menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program SPSK. “Program ini memberikan solusi sederhana yang mudah diterapkan oleh para nelayan. Kami berharap masyarakat pesisir semakin peduli terhadap kebersihan laut dan menjadikan kebiasaan membawa pulang sampah dari laut sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Melalui program SPSK, mahasiswa KKNT Universitas Hasanuddin berharap tercipta budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan laut yang melibatkan nelayan secara aktif. Dengan partisipasi masyarakat pesisir, kawasan pantai di Kelurahan Sumpang Minangae diharapkan menjadi lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kepala BPK Perwakilan Sulsel Resmi Berganti, Ini Harapan Bupati Wajo

Sulsel

Matangkan Program Lorong Wisata, Wakil Wali Kota Makassar Minta SKPD Bekerja Maksimal

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Zakat ASN Pemprov ke Baznas

Pendidikan

Smart School, Inovasi Gubernur Andi Sudirman Mendorong Satu Standar Kualitas Pembelajaran Seragam pada SMA se Sulsel

Sulsel

Masuk Nominasi Terbaik se Indonesia, YLBH Bhakti Keadilan Terima Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI

Advertorial

Jadi Inperktur Upacara Pada Peringatan Hari Otda XXVII Tingkat Kabupaten Wajo, Wabup Himbau OPD Lakukan Inovasi

Sulsel

Cukup Bawa Botol Minuman Plastik, Dapat Potongan Harga Masuk di Makassar F8

Sulsel

Buka Lapangan Kerja Baru, Warga Mare Dipekerjakan di Sentra Pembibitan Pisang Cavendish Bone