LINTASCELEBES.COM JENEPONTO – Dalam upaya membangkitkan budaya baca dan menciptakan ruang belajar sepanjang hayat, mahasiswa KKN Tematik (KKNT) Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) merevitalisasi Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Sebagai wujud pengabdian masyarakat, para mahasiswa memfokuskan program kerja pada penataan ulang sarana dan prasarana TBM yang sebelumnya sempat tidak aktif.
Proses renovasi mencakup perbaikan fisik ruang baca, penataan interior, hingga penyediaan fasilitas pendukung agar TBM menjadi ruang publik yang representatif, nyaman, dan ramah bagi seluruh kalangan.
Puncak dari program revitalisasi tersebut ditandai dengan peresmian langsung TBM yang kini resmi diberi nama CAKRAWALA (Cerdas, Aktif, Kreatif melalui Revitalisasi Wahana Literasi) pada Jumat (24/7/2026). Penamaan ini membawa misi agar ruang baca tersebut mampu memicu lahirnya generasi yang cerdas, aktif, dan kreatif melalui kegiatan literasi yang berkelanjutan.
Acara peresmian dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kelurahan Tolo, Kamaluddin Arief, S.Sos. Turut hadir mendampingi yakni Babinsa Kelurahan Tolo Sertu Sudirman, Ketua TP-PKK Kelurahan Tolo Ny. Kadriani, S.Pd.I., Gr., para Ketua Lingkungan se-Kelurahan Tolo, serta jajaran mahasiswa KKNT Literasi Unhas.
Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Tolo, Kamaluddin Arief, S.Sos., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi serta inisiatif mahasiswa KKNT Unhas Gelombang 116. Ia menilai keberadaan TBM CAKRAWALA merupakan sarana strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.
“Kehadiran kembali taman baca ini adalah langkah yang sangat positif. Kami berharap TBM CAKRAWALA dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana belajar bersama, tidak hanya oleh anak-anak sekolah, tetapi juga kalangan remaja hingga orang dewasa,” ujar Kamaluddin.
Lebih lanjut, Kamaluddin menegaskan komitmen pemerintah kelurahan untuk terus mendukung keterlanjutan operasional TBM CAKRAWALA agar tidak sekadar aktif selama masa KKN mahasiswa berlangsung, melainkan terus berkembang menjadi pusat kegiatan literasi masyarakat dalam jangka panjang.(r)











