Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam acara Silaturahmi dan Koordinasi Sinergi Pemprov Sulsel yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Rujab Gubernur, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Minggu malam (29/3/2026).

Delegasi Kabupaten Wajo hadir dengan kekuatan penuh, dipimpin langsung oleh Bupati Andi Rosman didampingi dr. Baso Rahmanuddin serta Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi. Selain trofi penghargaan, Kabupaten Wajo juga menerima dana apresiasi senilai Rp35 juta atas capaian positif tersebut.

Usai menerima penghargaan di atas panggung utama, Bupati Andi Rosman mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar keberhasilan individu, melainkan buah dari sinergi lintas sektor yang berjalan harmonis di Wajo.

“Alhamdulillah, pencapaian ini adalah hasil kerja sama kita semua. Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, hingga masyarakat adalah kunci utama pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Andi Rosman dengan penuh bangga.

Lebih lanjut, Andi Rosman berharap penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Bumi Lamaddukelleng untuk tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik guna menjaga tren positif pertumbuhan daerah.

Fokus ke depan, Bupati Wajo berkomitmen untuk semakin menggalakkan geliat ekonomi kerakyatan. “Kami berkomitmen terus mendorong sektor UMKM Wajo agar bisa naik kelas, tidak hanya di level lokal, tapi hingga kancah nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Andi Rosman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan yang terus diberikan kepada daerahnya. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur atas perhatiannya terhadap Wajo. Semoga capaian ini menjadi berkah bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Wajo,” tandasnya.

Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda tingkat provinsi, serta jajaran pemerintah desa, yang bertujuan memperkuat simpul koordinasi demi pembangunan Sulsel yang lebih merata.(r/Adv)