Home / Sulsel

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 21:13 WIB

Lomba Layang-Layang di Gowa Tingkatkan Kreatif Masyarakat dan Kerjasama Tim

LINTASCELEBES.COM GOWA — Lomba Layang-Layang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dalam rangka menyemarakkan HUT Ke-80 RI berhasil menarik minat masyarakat se-Kabupaten Gowa.

Hal itu terlihat dengan diikutinya 140 tim yang terdiri dari desa/kelurahan se-Kabupaten Gowa di Lapangan Sepak Bola RTH Syekh Yusuf, Sabtu (9/8/2025).

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan kegiatan ini pertama kalinya dilaksanakan oleh Pemkab Gowa dan diikuti oleh ratusan tim dengan berbagai kreativitas masyarakat.

“Ini momen pertama kali dilakukan oleh pemerintah dan diikuti hampir semua desa/kelurahan. Alhamdulillah ternyata antusias peserta sangat tinggi dengan bermacam kreatifitas. Mereka hadir melalui desa/kelurahan masing-masing untuk turut serta berkontribusi menyemarakkan HUT Ke-80 RI,” ungkapnya.

Dirinya mengaku, lomba ini bukan hanya menang dan kalah, namun dilakukan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus membangun kerjasama yang baik antar tim.

“Ini ide dari kami, bukan hanya persoalan siapa yang menerbangkan lebih tinggi, tetapi bagaimana membangun hubungan baik antar tim dengan bermacam kreatifitas. Alhamdulillah terlihat berbagai model mulai dari burung tulisan Gowa maju dan lainnya dengan minimal lebar 2 meter sehingga menarik perhatian masyarakat untuk datang melihat,” jelasnya.

Olehnya dirinya mengungkapkan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh masyarakat atas partisipasinya dalam memeriahkan perlombaan ini.

“Selamat bertanding, berikan tampilan terbaik dan kekompakannya. Saya yakin kedepan akan lebih kreatif lagi,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan kegiatan ini untuk melestarikan seni dan budaya lokal dengan mengangkat atau mempromosikan kearifan lokal melalui seni pembuatan layang-layang tradisional dan modern sebagai warisan budaya bangsa.

“Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi karena menjadi wadah bagi perwakilan desa dan kelurahan untuk saling berinteraksi dan memperkuat tali persaudaraan, serta meningkatkan kreativitas dengan mendorong peserta untuk berinovasi dan berkreasi dalam merancang dan membuat layang-layang yang unik dan menarik,” urainya.

Salah satu tim yang juga Lurah Tombolo, Andi Ahmad Gazali mengatakan masyarakat di wilayahnya sangat antusias mengikuti perlombaan ini. Sebagai bentuk antusiannya dirinya mengambil tema Kue Tradisional Se’ro-se’ro yang merupakan salah satu makanan khas Kabupaten Gowa.

“Pasti kita sangat antusias, mengangkat tema Se’ro-se’ro sebagai kue khas Gowa dan banyak diproduksi di kelurahan kami, dimana layang-layang yang kami buat dari kue ini dengan lebar 2 meter ditambah kostum peserta menggunakan celemek dan topi koki sebagai satu kesatuan dari tema kami,” ungkapnya.

Pada momentum ini juga diserahkan 10 ribu lembar bendera kepada masyarakat se-Kabupaten Gowa yang diserahkan melalui Camat masing-masing.

Turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Sekda Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa dan pimpinan SKPD serta Camat se-Kabupaten Gowa.(NH-Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kadinkes Pastikan Pertolongan Pertama Bagi yang Membutuhkan Penanganan Medis

Sulsel

Reses di “Rumah Perjuangan”, Taqwa Gaffar Amankan Rp4 Miliar untuk Jalan Hotmix Kota Sengkang

Sulsel

Wali Kota Munafri Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025

Advertorial

Banggar DPRD Wajo dan TAPD Bahas PPAS 2026, TPP Jadi Fokus Utama

Sulsel

Tak Berpakaian Seragam Resmi, Jukir Depan Pisang Epe Mandiri Minta Jasa Parkir ke Pengendara

Sulsel

Satpol PP Sulsel Kerahkan 150 Personel Amankan Nataru

Sulsel

Gunakan Batik Sarita Khas Toraja Utara, Pj Gubernur Bahtiar Didampingi Ketua PKK Sofha Marwah Hadiri Peringatan Hari Batik Nasional

Sulsel

Pj. Sekda Kota Makassar Terima Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih