Home / Sulsel

Senin, 31 Juli 2023 - 16:57 WIB

Jumlah Angka Stunting Balita di Makassar Mengalami Penurunan Jadi 4,08 Persen

Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Makassar, Sunarti saat memantau pelayanan puskesmas

Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Makassar, Sunarti saat memantau pelayanan puskesmas

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) Dinas Kesehatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan mencatat jumlah balita di Makassar yang mengalami stunting pada 2022 sekitar 4,08 persen, atau 3.333 balita.

Namun, jumlah angka stunting di Makassar perlahan mulai mengalami penurunan dari 2021. Di mana pada 2021 angkanya 5.2 persen balita yang mengalami stunting di Makassar. Sedangkan di 2022 sekitar 4,08 persen.

“Data dari E-PPGBM. Jumlah penderita stunting di Makassar untuk tahun 2021 5,2 persen dan untuk tahun 2022 kita menurun jadi 4,08 persen,” ucap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Makassar, Sunarti, Senin (31/07/2023).

Sedangkan jumlah balita untuk tahun 2023, Sunarti mengaku belum mendapatkan datanya karena masih tahap perampungan.

“Tahun 2023 ini belum ada hasilnya karena masih merampungkan pendataan, Ada 2 kali pendataan dalam setahun yakni di bulan Februari dan Agustus,” ujarnya.

Sunarti mengatakan faktor penyebab stunting karena kekurangan gizi sejak dalam kandungan inilah yang juga bisa menjadi penyebab terbesar kondisi stunting pada anak.

“Pola asuh yang kurang efektif juga menjadi salah satu penyebab stunting pada anak. Pola asuh di sini berkaitan dengan perilaku dan praktik pemberian makanan kepada anak,” ujarnya.

Selain itu, kata Sunarti, stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi, diantaranya, faktor pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan diantaranya layanan Antenatal Care pada ibu hamil.

“Juga tingkat kehadiran anak di posyandu, kurangnya akses ke makanan bergizi, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi,” tukasnya.

Meski trendnya positif, Suarti mengaku Pemerintah Kota Makassar, terus berupaya melakukan percepatan penurunan stunting atau Makassar menuju zero stunting untuk 2024, dengan membuat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Makassar yang diketuai Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi.(Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Suardi Saleh Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN

Sulsel

Awasi Pendistribusian Logistik Pemilu 2024, Bawaslu Wajo Lakukan Terobosan Baru

Sulsel

Camat Mamajang Andi Irdan Terima Kunjungan Komisi A DPRD Kota Makassar

Sulsel

Harga Bahan Pokok Stabil, Peran Danny Pomanto Dipuji Mendag Zulkifli Hasan

Sulsel

Disdik Sinjai Latih Operator Sekolah SD dan SMP

Sulsel

Ciptakan Pagi Tertib dan Ceria, Sat Lantas Polres Wajo Kawal Car Free Day di Sengkang

Sulsel

BIN Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pinrang

Advertorial

Tanggapi Kritikan Fraksi DPRD, Pemkab Wajo Akan Sempurnakan RPJMD 2025–2029