Home / Sulsel

Jumat, 10 Maret 2023 - 19:34 WIB

Empat Program Pemkot Makassar Digodok Jadi Project Plan Sustainable Smart City

Program Workshop Capacity Building Temasek Foundatuon Singapore Cooperation Enterprise (SCE) yang diikuti ASN Pemerintah Kota Makassar, Jumat (10/03/2023)

Program Workshop Capacity Building Temasek Foundatuon Singapore Cooperation Enterprise (SCE) yang diikuti ASN Pemerintah Kota Makassar, Jumat (10/03/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Program Workshop Capacity Building Temasek Foundation Singapore Cooperation Enterprise (SCE) yang diikuti ASN Pemerintah Kota Makassar resmi berakhir hari ini, Jumat (10/03/2023).

Sebelumnya, para peserta sudah mengikuti workshop sejak Senin (6/03/2023) di Hotel Aston and Convention Center Makassar.

Pada hari terakhir ini, para peserta yang sudah terbagi ke dalam beberapa grup memaparkan rencana proyek atau project plan yang sudah didiskusikan sebelumnya terkait smart city blueprint. Hal ini berkesesuaian dengan tema workshop yakni Makassar Sustainable Smart City Programme.

Adapun beberapa rencana proyek yang dibahas yakni aplikasi layanan pajak digital Pakinta, peningkatan UMKM lorong wisata, waste management, hingga program pengembangan pendidikan dan kesehatan anak didik.

Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Makassar Zulfitra Dianta, mengungkapkan bahwa empat proyek ini sangat penting dan saling berkorelasi. Bahkan, tim expert SCE Temasek sangat mengapresiasi project plan yang telah dibuat.

“Misal, program waste management itu akan sangat berdampak pada program pengembangan pendidikan dan kesehatan anak didik. Tidak bisa jalan kesehatan anak didik kalau program sampah kita tidak berhasil,” katanya.

“Begitu juga di dua program lain. Program peningkatan UMKM lorong wisata itu akan memberikan dampak pada pembayaran pajak di aplikasi Pakinta. Ketika Pakinta mampu meningkatkan realisasi pendapatan asli daerah, akan menjadi sumber pendanaan untuk pengolahan sampah dan pengelolaan pendidikan dan kesehatan di Kota Makassar,” tambahnya.

Zulfitra menyebut, workshop ini hanya tahapan awal untuk menyempurnakan action plan yang sudah disusun. Selanjutnya, akan masuk dalam tahapan penjajakan potensi kerja sama yang lebih serius dengan Pemerintah Singapura dalam pengembangan smart city di Kota Makassar.

“Dalam tiga hingga enam bulan ke depan akan ada evaluasi terhadap outcomes yang sudah kita capai. Mungkin setelah satu tahun dari sekarang kita juga akan melakukan workshop evaluasi action plan ini sudah sejauh mana,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto yang menyempatkan hadir via zoom menyampaikan jika workshop ini adalah langkah awal untuk mengkombinasikan berbagai hal antara Makassar dan Singapura untuk menuju Makassar Sombere and Smart City.

Selepas kegiatan ini, dirinya bakal membuat tim yang berisi para peserta workshop dan akan menjalankan project hasil dari capacity building ini. “Kepada semua peserta, saya ingin menyampaikan tiga hal yang perlu diimplementasikan. Pertama, act now, kedua act together, dan ketiga act different,” jelas Danny Pomanto, sapaan akrabnya. (Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkot Makassar Target 1.000 Sertifikat Aset Rampung 2026, Ada 3.309 Ruas Jalan Ikut Dilegalisasi

Sulsel

Jaga Ikon Kota, Munafri dan Aliyah Pimpin Aksi Bersih di Losari, Wujudkan Kota Bebas Sampah

Sulsel

Melinda Aksa Resmi Dilantik Jadi Ketua TP PKK Kota Makassar Masa Bakti 2025-2030

Sulsel

Rakernis APEKSI dan MIF Resmi Ditutup, Wawali Makassar Harap Pemerintah Kota Manfaatkan Peluang Investasi

Halo Polisi

Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Polres Wajo Gelar Donor Darah di HUT Humas Polri ke-74

Sulsel

Bupati Andi Rosman Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Malam Takbiran di Wajo Aman dan Kondusif

Sulsel

Perkuat Sinergi, KAHMI Makassar Siap Berkolaborasi dengan Wali Kota Munafri

Sulsel

DPRD Wajo Tinjau Pengerjaan Islamic Centre, Soroti Drainase hingga Aksara Bugis