Home / Sulsel

Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:14 WIB

Fatmawati Rusdi Beberkan Risiko Bermain Gawai Terlalu Dini

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat Grebek Stunting di Puskesmas Kapasa, Sabtu (30/07/2022).

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat Grebek Stunting di Puskesmas Kapasa, Sabtu (30/07/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengingatkan orang tua bahwa ada bahaya lain yang mengintai buah hati mereka selain kekurangan gizi. Yakni penggunaan gadget seperti smartphone atau gawai.

Fatmawati tidak menampik aneka manfaat yang ditawarkan gawai. Namun, jika digunakan oleh anak-anak utamanya yang masih balita dinilai masih terlalu dini.

“Kalau kurang gizi bisa sebabkan stunting, ada juga yang bahaya, membiarkan anak-anak kita main smartphone, biar anak balita dampaknya bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak kita,” kata Fatmawati Rusdi saat Grebek Stunting di Puskesmas Kapasa, Sabtu (30/07/2022).

Melansir berbagai sumber, anak-anak yang diberikan terlalu banyak waktu menggunakan smartphone atau screen time cenderung penyendiri bahkan kikuk bersosialisasi. Bahkan beberapa kasus speech delay atau keterlambatan bicara juga disebut menjadi dampaknya.

“Mungkin anak kita akan tenang dan tidak rewel kalau dikasi smartphone. Tapi kalau dia nonton misalnya, tidak ada komunikasi atau interaksi dua arah di situ, yang ada satu arah saja. Beda kalau kita yang temani ngobrol atau bermain,” jelas Fatmawati Rusdi.

Fenomena gawai seolah dijadikan ‘pengasuh’ membuat Fatmawati prihatin. Sebab, masa keemasan anak atau ‘golden age’ di 1.000 hari pertama kehidupan anak adalah masa yang menentukan.

“Keresahan ta semua saya rasakan, saya juga orang tua, seorang ibu. Justru kitalah madrasah pertama anak-anak, kitalah guru pertama mereka, dari kitalah mereka belajar. Jadi selain pemenuhan gizi, pembentukan karakter dan pendidikan awal anak-anak kitalah penentunya,” terang Fatmawati Rusdi.

Dia menganjurkan kepada orang tua agar menghindarkan anak-anak dari smartphone, atau paling tidak harus didampingi dengan batasan durasi waktu tertentu.

“Atau buat aktifitas lain yang menyenangkan tanpa gadget, sehingga kemampuan kognitif dan motorik bisa diasah. Kemampuan sosialisasi dan komunikasi juga bisa dilatih. Dan yang paling penting membangun kedekatan emosional anak dan orang tuanya,” tutupnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jemput Langsung Jamaah Haji di Bandara, Bupati Wajo Beri Apresiasi Tinggi kepada Petugas Layanan

Sulsel

Besok, Gubernur Andi Sudirman Pimpin Penanaman 35.300 Pohon Mangrove

Sulsel

Media Gathering, Pj Sekda Ungkap Bahtiar Baharuddin Fokus Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sulsel Lebih Baik

Sulsel

Danny Pomanto Agendakan Shalat Subuh Berjamaah Tiap Pekan Selama Ramadan

Sulsel

Akibatkan Macet Panjang, Kecamatan Bontoala Tegur Jukir Sumber Plastik

Sulsel

Namanya Dicatut Oknum Tidak Bertanggungjawab, Amran Mahmud: Itu Bukan Saya

Sulsel

Buka Kegiatan Pendampingan UMKM Busana, Melinda Aksa Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Sulsel

Dinkes Makassar Bersama Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi GERMAS