Home / Sulsel

Sabtu, 4 Desember 2021 - 09:10 WIB

Tahun 2022, Sinjai Dapat Anggaran Bidang Jalan Rp53 Miliar

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (3/12/2021).--sinjaikab--

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (3/12/2021).--sinjaikab--

LINTASCELEBES.COM SINJAI — Anggaran bidang jalan tahun 2022 yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Sinjai mencapai Rp 53 miliar. Dengan anggaran besar itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Besaran anggaran jalan itu diketahui usai Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (3/12/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun, rincian alokasi dana transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2022 untuk Kabupaten Sinjai sebesar Rp 947,9 miliar. Terdiri dari dana transfer umum Rp 557,7 M, dana transfer khusus Rp 313,2 M, Dana Insentif Daerah (DID) Rp 13,1 M, dan Dana Desa Rp 63,6 M.

Anggaran bidang jalan sendiri masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang merupakan bagian dari dana transfer khusus. Jumlah anggarannya mencapai Rp 53 M. Terbagi menjadi reguler jalan Rp 40 M dan penugasan jalan Rp 13 M. Bidang pendidikan juga mendapat porsi anggaran sebesar Rp 31 M. Sementara bidang irigasi mencapai Rp 19 M.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, pengerjaan jalan untuk membuka daerah yang terisolir merupakan komitmennya sejak awal pemerintahan hingga tahun ketiga kepemimpinannya.

Oleh karena itu, dia berharap agar pelaksanaan pekerjaan nantinya dapat dilaksanakan dengan baik. Sebab hal ini akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai.

ASA memberi contoh terputusnya akses jalan poros Sinjai-Makassar via Malino akibat longsor di Sinjai Barat. Namun, perputaran ekonomi masyarakat tetap berlangsung karena adanya jalan alternatif di Desa Gunung Perak yang telah dibangunnya. Baik jalan maupun jembatan.

“Itu menjadi salah satu contoh, jadi jika jalan baik maka ekonomi pasti akan tumbuh, makanya itu komitmen kami untuk membuka daerah terisolir melalui perbaikan jalan,” beber ASA.

Selain itu, dia juga berharap pembangunan sarana prasarana di bidang pendidikan juga dilaksanakan dengan baik untuk kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing. Termasuk bidang irigasi untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

“Makanya saya berharap seluruh kegiatan DAK tahun depan dilaksanakan dan direalisasikan diawal tahun untuk memacu pertumbuhan ekonomi, termasuk kegiatan pemulihan ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” kuncinya.(wan-tw)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Sukseskan Vaksinasi Anak, Hasnah Syam Tembus Hujan Gerimis

Sulsel

Tim SCE Sebut Lorong Wisata Sejalan dengan Urban Farming Singapura

Sulsel

Ketua TP PKK Makassar Hadiri Pesta Rakyat HUT RI ke-77 di Biringkanayya, Puji Penataan Lorong

Sulsel

Untuk Warga Makassar, Stadion Untia Jadi Bukti Nyata 100 Hari Appi-Aliyah

Sulsel

Dinkes Makassar Siapkan Posko Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Kebakaran Rappokalling

Sulsel

Walikota Makassar Harapkan Tim Porwanas PWI Sulsel Raih Prestasi

Sulsel

Babinsa Koramil 1406-08/Sabbangparu Gotong Royong Perbaiki Jembatan Gantung

Sulsel

Wali Kota Munafri Siapkan Media Center Baru, Bukti Dukungan terhadap Kebebasan Pers