Home / Wajo

Senin, 28 September 2020 - 03:45 WIB

Kader PMII Wajo Diminta untuk Menyeimbangkan Kuliah dan Organisasi

LINTASCELEBES.COM WAJO — Ketua Ikatan Keluarga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Wajo, Sumardi Arifin mengajak Anggota PMII untuk menyeimbangkan kuliah dan organisasi, termasuk PMII.

Hal itu disampaikannya saat membawakan materi pada kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PMII yang dilaksanakan oleh Pengurus Komisariat PMII Universitas Puangrimaggalatung (Uniprima).

Dikatakannya, di PMII ada materi Mahasiswa dan Tanggung Jawab Sosial, yang di dalamnya membahas makna mahasiswa dan tanggung jawab mahasiswa, baik kepada diri sendiri, lingkungan, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Yang bisa masuk di PMII adalah mahasiswa. Jika ada yang sibuk berorganisasi tapi menelantarkan kuliahnya, itu belum bisa disebut mahasiswa, juga belum bisa dianggap anggota PMII,” ujarnya.

Sumardi yang juga mantan Anggota DPRD Wajo ini menegaskan, setia dan serius berPMII, bukan berarti harus bermalas-malasan kuliah. Ia justru menginginkan Anggota PMII bisa berprestasi di kampus dan organisasi.

“Di PMII, mahasiswa tidak pernah diajarkan untuk mengorbankan kuliahnya hanya demi ikut di PMII. Harusnya adalah menyeimbangkan keduanya,” pungkas Sumardi yang akrab disapa Fa Songkok Tanre ini.(rls)

Editor: Kurniawan

Share :

Baca Juga

Wajo

Selain Bantu Biaya Pengobatan, At-taubah Channel Peduli Bersama Jurnalis Wajo Doakan Kesembuhan Hidayah, Anak Penderita Kanker Darah

Wajo

Wajo Raih Dua Penghargaan Sekaligus dari BPKP Perwakilan Sulsel

Wajo

Bupati Wajo Serahkan Rp243 Juta Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

Advertorial

Bakal Diresmikan Jokowi, Bendungan Paselloreng Wajo Termasuk Terbesar di Sulawesi

Wajo

Bupati Wajo Apresiasi Tim SAR Gabungan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Walannae

Wajo

Ringankan Beban Warga, Bupati Bersama Wabup Wajo Turun Langsung Serahkan Bantuan ke Korban Banjir Bandang

Advertorial

Amran Mahmud Resmikan Pembangunan Rutilahu, Berikan Tempat Tinggal Layak Huni Korban Kebakaran

Wajo

ATL Respon Usulan Masyarakat Desa Makmur Untuk Majukan Pertanian