Home / Pendidikan

Selasa, 16 Juni 2020 - 08:31 WIB

Masyarakat Tak Terbiasa dengan Online, PPDB di SDN 135 Akkajeng Dilakukan Secara Luring

MEDIASINERGI.CO WAJO — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021 di SDN 135 Akkajeng secara luar jaringan (luring), atau secara langsung.

Dalam pelaksanaannya tetap mengikuti protokol kesehatan pada masa pandemi covid 19.

“Orang tua siswa dan calon siswa tetap dihimbau untuk menggunakan masker saat datang mendaftar secara manual disekolah, hal ini biasa saya umumkan pada saat selesai shalat jumat”, ungkap Mansur Kepala Sekolah 135 Akkajeng.

Penerapan luring dan datangi langsung rumah calon siswa kata Mansur, lebih dominan terlaksana di SDN 135 Akkajeng, Pasalnya, mereka tidak terbiasa dengan layanan online, dikhawatirkan muncul rasa was-was orang tua siswa jika nanti anaknya gagal mendaftar sekolah.

Mansur S.Pd mengungkapkan sudah ada 17 calon siswa baru yang diterima SDN 135 Akkajeng, sebagian melalui luring dan datang langsung kesekolah karna tiap hari panitia penerimaan siswa baru tiap pagi selalu standby disekolah.

Menurut dia, dibandingkan dengan PPDB daring, mendaftar secara langsung ke sekolah dinilai membantu para orangtua untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyak terkait pendaftaran. Sedangkan secara online jika menemui kendala, tidak bisa menanyakannya langsung kepada panitia.

Laporan: Sudirman

Editor   : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gubernur Sulsel Harap AMN Makassar Jadi Wadah Komunikasi Anak Bangsa

Pendidikan

Suardi Saleh Buka Konferda PGRI Tahun 2022

Pendidikan

Soal Program 5000 Beasiswa, Ini Jawaban Pemkab Wajo

Pendidikan

Peresmian Baseops Lanud Hasanuddin 100 Siswa SMP Makassar Menampilkan Tarian Kolosal

Pendidikan

Sambangi Sinjai, Disdik Pangkep Lakukan Studi Tiru Pelaksanaan Program Bidang Pendidikan

Pendidikan

Disdik Sulsel Usai Gelar FLS2N SMA/MA, Siswa Juara I dan II Akan Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional

Advertorial

Bupati Wajo Lantik Pengurus IKA SMPN 1 Tanasitolo

Pendidikan

Lima Alumni SMAN 14 Makassar Lulusan Unismuh Mengabdi Jadi Guru di Almamaternya