Home / Wajo

Selasa, 31 Desember 2019 - 17:54 WIB

Lantik Kepala Madrasah, H. Anwar Amin: Jaga Kejujuran dan Kedisiplinan

LINTASCELEBES.COM WAJO — Mutasi lingkup Kementerian Agama Kabupaten Wajo kembali digelar. Kali ini Sebanyak 3 kepala MtsN dan Kepala MIN di geser. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional guru tersebut oleh Kepala Kemenag Wajo H. Anwar Amin di aula Kantor Kementerian Agama Wajo Selasa, 31 Desember 2019.

Ketiganya yakni, Kepala Madrasah bergeser ke tempat baru Yaitu Abdul Aziz dari Kamad MIN Batu Pitumpanua ke MtsN Pitumpanua, H Bakri dari Kamad MtsN Pitumpanua ke MIN Batu dan Batti Abidin dari MIN Mattirowalie Pitumpanua bergeser Ke Mts Lagoasi Kecamatan Pammana.

Kepala Kemenag Wajo H. Anwar Amin dalam sambutannya mengungkapkan, mutasi itu ada tiga macam yaitu promosi jabatan, mutasi positif dan mutasi negatif (non job). “Kita harapkan  semoga di lingkungan Kemenag Wajo tidak terjadi mutasi negatif dalam artian yang di mutasi di non jobkan karena ada permasalahan yang di alaminya,” ujarnya.

Anwar Amin mengharapkan agar tetap memperlihatkan kekompakan dan kebersamaan, begitu pula dengan kejujuran serta kedisiplinan tetap terjaga agar kementerian agama kabupaten Wajo bisa lebih bagus

Anwar menjelaskan, mutasi ini terkait dengan aturan atau juklat. “Bagi kepala Madrasah yang dilantik adalah kepala sekolah yang hebat.(Red)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Bupati Wajo Minta Pengurus KDKMP Manfaatkan Pelatihan SDM

Wajo

Apel Kesiapsigaaan, Andi Sudirman Minta Respon Cepat Penanganan Bencana

Wajo

Meski Operasi Ketupat Berakhir, Satlantas Polres Wajo Masih Intens Sosialisasi Pencegahan Penularan Covid 19

Wajo

Gelar Apel Pagi, Sekcam Ujung Tanah Motivasi Pegawai Kawal Program LONGWIS

Wajo

Bupati Wajo Tandatanagni Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2022

Wajo

Rapimnas IKAMI Sulsel, Danny Disebut Wali Kota International

Advertorial

Bupati Wajo Mengukuhkan PPKD 13 Desa yang Akan Gelar Pilkades Serentak

Wajo

Pemkab Wajo Dampingi Kabinda Sulsel Tinjau Bendungan Paselloreng dan Gilireng