Home / Tak Berkategori

Jumat, 16 Agustus 2019 - 21:26 WIB

Lima Warga Tempe Jadi Sasaran Program “Sedekah Jumat” At-taubah Channel Peduli

LINTASCELEBES.COM WAJO — Program “Sedekah Jumat” terus digiatkan tim At-taubah Channel Peduli. Hari ini Jumat  16 Agustus 2019 menyasar 5 warga kurang mampu di dua Kelurahan di Kecamatan Tempe.

Lima warga prasejahtera tersebut, Heri (36) warga Kelurahan Mattirotappareng, Sementara Hamida (39),  Fitriani (23), Ambo Tang (55) dan Ihade (60) merupakan warga Kelurahan Tempe.

Mediator anak yatim dan Kaum Duafa Ustad Akbar Gunawan mengatakan, Kelima warga yang diberikan santunan ini hanya hidup di tanah orang dengan sistem sewa.

“Mereka hanya tinggal di tanah milik orang dengan menyewa Rp. 500 Ribu pertahun. Bahkan listriknya pun juga masih menumpang di tetangganya,” ungkapnya.

“Kita berharap melalui santunan yang diberikan ini bisa meringankan beban mereka,” Ustad Akbar Gunawan.

 Akbar Gunawan mengatakan ‘Sedekah Jumat’ kali ini berasal dari sejumlah donatur,  yakni dari pengusaha di Morowali dan di Wajo, serta ada dari hamba Allah.

Program tersebut dibina langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Tempe, Iptu Chandra Said Nur, dan telah berjalan selama 5 bulan terkahir.

Bila anda yang memiliki kelebihan rezki dan hendak menyisihkan dapat menyalurkannya di nomor rekening 504601000359503 (BRI) atau 0445326618 (BNI) atas nama Muhammad Akbar Gunawan. Atau dapat menghubungi melalui nomor ini 0821 – 8848 – 9770.(*)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Empat Perda Baru Disahkan, Pj Gubernur Bahtiar Segera Terbitkan Pergub

Asahan

Pemerintah Kabupaten Asahan Peringati HPS Ke-44

Sulsel

Tepat Waktu, Pemkab Wajo Serahkan Dokumen LKPD Unaudited TA 2025 untuk Diaudit BPK

Sulsel

Diskominfo Makassar Lakukan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik

Sulsel

Sekda Kabupaten Asahan Tutup STQ KORPRI

Sulsel

MUI Wajo Gelar Rapat Khusus, Bahas PP No 48 Tahun 2024

Sulsel

Bupati Barru Sebut Barru Capai ODF 100 Persen Karena Pendampingan WASH Unicef

Sulsel

Sambut Bupati Fahsar di Makam Arung Palakka, Bupati Adnan: Gowa dan Bone Bersaudara