Home / Advertorial / Sulsel

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:38 WIB

Rakor LP2B Sulsel: Bupati Wajo Dorong Kebijakan Tata Ruang Berbasis Kesejahteraan Petani

Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026)

Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR –- Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026).

Rapat koordinasi itu menjadi forum untuk mendukung swasembada pangan di tengah tingginya kebutuhan lahan bagi berbagai program strategis nasional.

Juga, sebagai langkah pemerintah untuk memprioritaskan perlindungan lahan pertanian di daerah.

Kegiatan dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN Suyus Windayana, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman.

Kemudian, Asisten Perekonomian Sulsel, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sulawesi Selatan, seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas PUPR se-Sulawesi Selatan, sejumlah pemangku kepentingan serta tamu undangan.

Bupati Wajo, Andi Rosman didampingi Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Wajo dalam mengikuti seluruh rangkaian pembahasan terkait penetapan LP2B.

Pemerintah menetapkan target perlindungan LP2B sebesar 87% dari total Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di setiap daerah.

Dimana, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri telah melampaui target tersebut dengan menetapkan LP2B hingga 88.05%. Keputusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini lantas diapresiasi oleh Menteri ATR/Kepala BPN.

Meski demikian, Menteri Nusron Wahid tetap mengingatkan bahwa lahan di luar kawasan LP2B tidak serta-merta dapat dialihfungsikan.

“Boleh dipakai, tapi tidak bebas. Tetap harus mengajukan izin penggunaan lahan non-LP2B untuk kepentingan lain. Fungsinya agar tidak ugal-ugalan dalam pengalihan fungsi lahan,” ujar Menteri Nusron.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Wajo komitmen siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi hingga pusat dalam menyusun kebijakan tata ruang.

Utamanya kebijakan berpihak pada keberlanjutan sektor pertanian, sehingga lahan produktif tetap terjaga dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Insya Allah kami selalu siap bersinergi sekaligus mendukung percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi lahan pertanian produktif dari alih fungsi yang tidak terkendali,” tegasnya.

Menurutnya, Kabupaten Wajo sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Selatan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian.

“Kami juga menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional dalam perlindungan lahan pertanian. Lahan sawah produktif harus dijaga agar tetap menjadi penopang produksi pangan dan sumber penghidupan masyarakat, khususnya para petani,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Rosman bersama para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan menandatangani Berita Acara Penetapan LP2B sebagai wujud komitmen menjaga ketahanan pangan.

Penandatanganan disaksikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Wartomo.(r/Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Perkuat Sinergi dengan Kejari Makassar

Advertorial

Terima Kunjungan Silaturahmi, Amran Mahmud Dukung Penuh Program Pj Gubernur Sulsel

Sulsel

250 Penari Kolosal Warnai Pembukaan YCC Apeksi di Colloseum Tokka Tena Rata

Advertorial

Kabar Gembira, Hari Ini THR ASN dan PPPK Wajo Cair

Advertorial

Akan Hadiri Festival Danau Tempe, Sekprov Sulsel Harap Event FDT menarik Minat Wisatawan

Advertorial

Pemkab Wajo Berupaya Optimalkan Pendapatan Daerah dari Eksploitasi Migas

Advertorial

Peduli Pendidikan Agama dan Keagamaan, Bupati Wajo Terima Penghargaan Kemenag Sulsel

Sulsel

Semangat Kebangsaan Berkobar di Upacara Harkitnas ke 116 pada Lapas Bulukumba: Menuju Indonesia Emas