Home / Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Retret PWI Latihan Menembak di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus

Rukman Nawawi di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji dan Mirwariyadin Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Minggu 1 Februari 2026

Rukman Nawawi di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji dan Mirwariyadin Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Minggu 1 Februari 2026

Oleh Rukmana Nawawi

Di Lapangan Tembak Mako Kopasus Bogor

LINTASCELEBES.COM BOGOR — Pada hari terakhir kegiatan Retret PWI Se Indonesia, Kementerian Pertahanan membekali para peserta dengan latihan menembak di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji dan Mirwariyadin Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Minggu 1 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada wartawan yang bergabung PWI mengenai senjata lebih dekat.

Sebelum peserta menjalani latihan menembak, para peserta terlebih dahulu menerima pengarahan serta pengenalan dasar teknik menembak.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawasan ketat para pelatih dari Kopassus, yang secara langsung memberikan pemahaman mengenai standar keamanan yang wajib diterapkan dalam setiap latihan menembak di lingkungan TNI.

Dengan semangat dan antusiasme tinggi, para peserta PWI Se Indonesia kemudian mengikuti latihan menembak menggunakan Pistol G2 Combat produksi PT Pindad.

Melalui pelatihan menembak ini diharapkan peserta dapat menjalankan tugas wartawan secara profesional, aman, dan bertanggung jawab, khususnya saat meliput di area latihan dan wilayah berisiko tinggi. (***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jubir Kemenkes: Aman, Penggunaan 39 Batch Vaksin AstraZeneca Jalan Terus

Nasional

Pemenang Ide Bisnis 2021 di Wajo Pelatihan Wirausaha di Yogyakarta

Nasional

Tahap ke-19, Indonesia Kedatangan 998 Ribu Dosis Vaksin

Nasional

Menlu Retno : Selama Sepekan Dunia Masih Menghadapi Kenaikan Kasus Global

Nasional

Komisi I DPR Setujui Revisi UU TNI Dibawa ke Rapat Paripurna

Nasional

Beri Semangat Panwascam, Herwyn Ingatkan Jangan Lupa Isi Form A Pengawasan

Nasional

49.009 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia, 19.658 Orang Diantaranya Sembuh

Nasional

Kendalikan Pandemi Covid 19, Protokol Kesehatan Tidak Bisa Ditawar