Home / Sulsel

Selasa, 2 September 2025 - 19:39 WIB

Santunan Kematian Rp42 Juta Diserahkan ke Keluarga Ojol Korban Demo di Makassar

Pemkot Makassar menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Rusdam Diansyah alias Dandi, pengemudi ojek online (Ojol) di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (2/9/2025)

Pemkot Makassar menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Rusdam Diansyah alias Dandi, pengemudi ojek online (Ojol) di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (2/9/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, mengunjungi rumah duka almarhum Rusdam Diansyah alias Dandi, pengemudi ojek online (Ojol) yang menjadi korban pengeroyokan saat demonstrasi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) beberapa hari lalu.

Kunjungan berlangsung di rumah orang tua almarhum di Lorong 501, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (2/9/2025) siang. Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Makassar menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban. Meski nilainya tidak sebanding dengan kehilangan nyawa, ia berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, bukan sebagai pengganti kehilangan, tapi setidaknya bisa membantu meringankan beban keluarga. Alhamdulillah, almarhum tercover BPJS Ketenagakerjaan, sehingga santunan ini bisa cair dengan nilai Rp42 juta. Nanti, kami juga akan urus kebutuhan selanjutnya,” ujar Munafri.

Suasana haru menyelimuti rumah duka. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, terlihat tak kuasa menahan kesedihan. Dengan penuh empati, ia menyampaikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kehilangan almarhum bukan hanya duka bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua. Kami turut merasakan luka yang mendalam,” ujarnya.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga. Kehadiran kami di sini adalah wujud kebersamaan, bahwa keluarga tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” sambung Aliyah.

Keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Makassar.

Setelah itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban lainya.

Selain menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal, keduanya juga menyempatkan diri mengunjungi rumah duka almarhumah Sarina Wati di kediaman Anggota DPRD Makassar, Andi Tenri Uji, Jalan Tupai, Kecamatan Mamajang.

Dalam kesempatan itu, Appi–Aliyah menyerahkan bantuan materil untuk kebutuhan takziah keluarga.

Tak hanya itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menjenguk Budi Haryadi (26), anggota Satpol PP paruh waktu sekaligus pengemudi Grab, yang masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Primaya Makassar akibat luka yang dialaminya saat insiden kebakaran DPRD pada.

Keduanya hadir langsung memberikan semangat sekaligus bantuan untuk biaya pengobatan, sebagai bentuk dukungan moril dan perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap korban. Hingga kini, Budi masih menjalani perawatan intensif di RS Primaya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Sambut MHX 2025, Kesehatan Jadi Jembatan Kemanusiaan

Sulsel

Terima Keluhan Warga, Beni Iskandar Ajak Pejabatnya ke Kelurahan Pannampu

Sulsel

Dinkes Makassar Serahkan Bantuan Ambulance DAK 2024 ke Puskesmas Pampang

Sulsel

Dinkes Makassar Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Petugas Kesehatan

Advertorial

Sekda Wajo Ir. Armayani Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Ini Harapannya

Sulsel

Di Kantor PDAM, Appi Ingatkan Direksi Perumda Soal Tanggung Jawab Pelayanan

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Lantik Akbar Laluasa Jadi Wakil Bupati Luwu Timur

Sulsel

Pipa Bocor di Jalan Kumala, PDAM Imbau Tampung Air Sebelum Pengerjaan Dimulai