Home / Advertorial / Sulsel

Kamis, 12 Juni 2025 - 18:23 WIB

Bupati Wajo Minta Layanan Publik Lebih Humanis

Bupati Wajo H. Andi Rosman dampingi Wakil Bupati Wajo H. Baso Rahmanuddin dan Sekda Wajo Armayani memimpin Rapat Rekonsiliasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Kamis, 12 Juni 2025

Bupati Wajo H. Andi Rosman dampingi Wakil Bupati Wajo H. Baso Rahmanuddin dan Sekda Wajo Armayani memimpin Rapat Rekonsiliasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Kamis, 12 Juni 2025

LINTASCELEBES.COM WAJO — Senyum dan keikhlasan menjadi dua hal yang ditekankan Bupati Wajo, H. Andi Rosman, saat meminta peningkatan mutu pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Ia menegaskan bahwa pelayanan yang humanis bukan sekadar etika, melainkan bagian dari terapi bagi warga yang tengah berjuang melawan sakit.

“Petugas kesehatan itu menghadapi orang yang sedang tidak baik-baik saja. Senyum dan pelayanan yang tulus bisa jadi obat pertama sebelum resep dokter,” ujarnya.

Penegasan Bupati Wajo tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Rekonsiliasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Kamis, 12 Juni 2025.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Ia menyadari bahwa keberadaan pemerintah daerah seharusnya dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan yang cepat, ramah, dan profesional.

Dalam forum yang dihadiri para kepala OPD itu, Rosman juga menyoroti optimalisasi retribusi daerah. Ia meminta setiap OPD yang mengelola retribusi melakukan evaluasi menyeluruh, agar sumber-sumber PAD bisa digarap lebih maksimal tanpa membebani warga.

“Perlu ditelusuri, mana yang perlu dibenahi, ditingkatkan, atau bahkan dihapus. Pendapatan daerah penting, tapi pelayanan publik jangan dikorbankan,” katanya.

Salah satu retribusi yang dinilai perlu dihapus adalah retribusi penggunaan fasilitas olahraga. Rosman menilai, ruang publik seperti lapangan dan gedung olahraga semestinya bisa diakses gratis oleh masyarakat.

“Olahraga itu hak semua orang. Tak perlu dipagari retribusi. Justru kalau fasilitas publik ramai dipakai, itu indikator bahwa pemerintah hadir,” ucapnya.

Pernyataan Bupati ini menjadi sinyal evaluasi besar-besaran terhadap tata kelola pelayanan publik dan retribusi daerah di Wajo.(Adv-dy)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Suardi Saleh Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN

Advertorial

Pengecekan Sekolah Rakyat Wajo: Bupati Temukan Sejumlah Fasilitas yang Tidak Memenuhi Standar

Sulsel

Pemprov dan Pemkot Perkuat Sinergitas Percepatan Pembangunan, Sejalan dengan Asta Cita Presiden

Sulsel

Wali Kota Danny Dukung Pertamina Ajak Masyarakat Ikuti Program Subsidi Tepat untuk BBM

Politik

Golkar Wajo Rapat Pleno Bahas Dukungan Calon Ketua DPD I Sulsel

Advertorial

Bupati Wajo Dorong Pelaku Usaha Obat-obatan dan Makanan Miliki Legalitas BPOM

Sulsel

Wajo Targetkan Air Bersih Berkualitas, RDP Komisi III Bahas Strategi Pemanfaatan Dana SPAM

Sulsel

Maknai Idul Adha, Appi Ajak Warga Makassar Rawat Persatuan dan Semangat Berbagi kepada Sesama