Home / Sulsel

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:42 WIB

Pemkot Usung Tema “Makassar, The Old And The New” di Booth Munas APEKSI 2025

Wali Kota Makassar,  Munafri Arifuddin, meninaju booth City Expo di Kota julukan Pahlawan, Kamis (8/5/2025)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninaju booth City Expo di Kota julukan Pahlawan, Kamis (8/5/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan tema booth Pemerintah Kota Makassar, dalam ajang Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Surabaya, Selasa – Sabtu (6-10/5/2025).

Booth Kota Makassar mengusung tema kota yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi.

“Meski mengikuti perkembangan teknologi, tapi Makassar tetap menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal,” ujar Wali Kota Munafri, usai meninaju booth City Expo yang digelar pada Kamis (8/5/2025), di Kota julukan Pahlawan.

Meskipun mengangkat tema “Makassar, the old and the new” makna sederhana yang ‘lama dan yang baru’. Intinya, Pemerintah tidak melupakan pada sejarah of why we’re here (tujuan berada saat ini), tapi juga terus adaptasi ke masa depan.

Sehingga booth futuristik menampilkan program unggul, aman, inklusif dan bekelanjutan, ada corner urban farming, Makassar kreative Hub, traininh dan lainya.

Serta ada instalasi yang tradisional and vintage (mesin tenun, kopi toraja, dan lainya). Juga menyediakan game pake Oculus.

Dari makna tema pada booth Pemkot Makassar. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kontras atau perpaduan antara sesuatu yang tradisional, klasik, atau bersejarah dengan sesuatu yang modern, kontemporer, atau inovatif.

“Nilai- nilai budaya tetap dikembangkan, tidak dilupakan oleh kondisi apapun. Sehingga proses atau hal ini tidak mengganggu dan memberikan gambaran bahwa Makassar menjadi kota yang sangat adaptif yang bisa merespon, perkembangan yang juga nilai-bilai budaya yang ada,” ujarnya.

Selain menampilkan potensi digital dan budaya, booth Makassar juga memamerkan berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Munafri menyebut hal ini sebagai bentuk nyata dari tingginya tingkat kreativitas dan produktivitas masyarakat, serta keberhasilan program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah kota.

“Dan alhamdulillah, produk UMKM juga kita pamerkan dan perlihatkan ini memberikan gambaran bahwa di Makassar ini tingkat kreatifitas, produktivitas juga proses pemberdayaan berjalan lebih baik lagi,” tandasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Pomanto Minta Pelaksana Proyek IPAL Losari Jadwalkan Pemulihan Lokasi

Sulsel

Kelurahan Timungan Lompoa Gelar Kerja Bakti Bersama TNI Kodim 1408/BS

Sulsel

Danny Pomanto Paparkan Mega Proyek 2024, Tawarkan Revitalisasi Pantai Losari Jadikan Waterfront City Kelas Dunia

Sulsel

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Sulsel

RSKDIA Pertiwi Provinsi Sulsel Raih Sertifikat Akreditasi Paripurna dari LAM – KPRS

Sulsel

Bupati Asahan Lantik 2 Pejabat Administrator di Lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Sulsel

Kementerian Dalam Negeri Apresiasi Makassar Sebagai Kota Terinovatif

Sulsel

Meriahkan HUT ke-98 Tahun, PDAM Makassar Gelar Ajang Lomba Duta PDAM Talent