Home / Sulsel

Sabtu, 20 April 2024 - 12:14 WIB

Dewan Adat Saoraja Bone Anugerahi Pj Gubernur Bahtiar Gelar Adat Daeng Mappuji

Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone resmi menganugerahkan gelar adat kepada Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin dengan nama Daeng Mappuji di Arajang, Rumah Bupati Bone, Jumat (19/04/2024)

Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone resmi menganugerahkan gelar adat kepada Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin dengan nama Daeng Mappuji di Arajang, Rumah Bupati Bone, Jumat (19/04/2024)

LINTASCELEBES.COM BONE — Dalam sebuah upacara adat yang penuh makna, Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone resmi menganugerahkan gelar adat kepada Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

Dengan nama Daeng Mappuji, gelar ini melambangkan sosok pemimpin yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap masyarakatnya, berwibawa, dan tegas dalam menjalankan amanah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara pengukuhan ini dilangsungkan di Arajang, Rumah Jabatan Bupati Bone, Jum’at, 19 April 2024, yang dilaksanakan setelah prosesi adat pra Mattompang Arajang.

Tokoh adat Bone, Andi Yusha Tenri Tappu, menjelaskan, pengukuhan gelar adat kepada Bahtiar Baharuddin diberikan karena asli orang Bugis Bone, atau dalam Bahasa Bugis dikenal sebagai Tau Deceng Wija Tau Bone, sebagai orang baik keturunan Bone.

“Semua yang berkontribusi kepada Bone di masa lampau itu dapat dikukuhkan sebagai Tau Deceng,” ujarnya.

Dia menguraikan bahwa ada dua jenis pengukuhan untuk orang Bone asli, yaitu dengan nama Petta dan Daeng. Andi Muhammad, mantan Pangdam XIV Hasanuddin dan cucu Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki, dikukuhkan dengan gelar bangsawan Bugis Petta. Sementara itu, Bahtiar Baharuddin yang dikukuhkan sebagai Tau Deceng diberikan gelar kebangsawanan Daeng.

“Jadi tinggal dikukuhkan karena asli Bone. Kalau Andi diberi Pa’ Petta-nya kalau Tau Deceng diberi Pa’ Daeng-nya,” jelasnya.

Bahtiar sendiri mengaku merasa terhormat atas pengukuhan ini. “Saya lahir dan besar di Bone. Kejadian hari ini mungkin sudah menjadi rencana Tuhan. Bagi saya, ini adalah penghargaan yang sangat berarti sebagai bagian dari keluarga besar Bone,” tutur Bahtiar.

Bahtiar mengatakan, pemberian gelar ini tidak hanya merupakan sebuah penghargaan, tetapi juga membawa pesan dan tanggung jawab yang besar.

“Kepercayaan yang diberikan oleh rakyat Bone melalui pemuka adat dan budaya memberikan karakter tersendiri kepada saya. Ini menjadi pengingat bagi saya bahwa seorang pemimpin harus selalu dekat dengan rakyatnya,” ungkapnya.

Dengan rasa syukur, Bahtiar menyampaikan terima kasihnya. “Tabe maraja sedalam-dalamnya, penganugerahan ini juga mengandung tanggung jawab bagi saya untuk bersikap, bertingkah, dan berbuat lebih baik lagi. Saya harus memancarkan karakter pemimpin sesuai dengan gelar yang telah diberikan,” tuturnya penuh haru. (Natsir)

Editor: Hamzah 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kundapil Anggota DPRD Makassar Hasanuddin Leo Serap Aspirasi Warga

Advertorial

Banggar DPRD Wajo dan TAPD Bahas PPAS 2026, TPP Jadi Fokus Utama

Sulsel

Makassar Tembus 5 Besar Dunia, Program RISE Raih Penghargaan Internasional di New York

Sulsel

Bupati Suardi Saleh Ikuti Rakor Nasional Pemberantasan Korupsi

Sulsel

Sekdis Kesehatan Makassar Dampingi Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi ASKLIN

Sulsel

Indira Jusuf Ismail Paparkan Pentingnya Jagai Anakta Bagi Orang Tua dalam Pola Asuh

Sulsel

Pokja Bunda PAUD Makassar Studi Tiru ke PAUD Dikdasmen Kemdikbud untuk Wujudkan PAUD Berkualitas

Sulsel

Camat Bontoala Ikuti Rakor Secara Virtual yang Dipimpin Wawali Fatmawati Rusdi