Home / Sulsel

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:47 WIB

Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar di Bone, Bulog Siapkan 20 Ton Beras

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan kembali di Kabupaten Bone, Rabu (27/03/2024).

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan kembali di Kabupaten Bone, Rabu (27/03/2024).

LINTASCELEBES.COM BONE — Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan kembali dilaksanakan di Kabupaten Bone. Hari ini, Rabu, 27 Maret 2024, dilaksanakan di empat lokasi sekaligus. Bulog bahkan menyiapkan 20 ton beras pada GPM yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Pemkab Bone, Bulog, dan para mitra penyedia.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan di empat lokasi pelaksanaan GPM tersebut. Lokasi pertama di Pasar Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, kemudian di Pasar Pagi Jalan Kajoalaliddong.

Di sini, harga ayam ras pedaging Rp45.000 per ekor, daging sapi murni Rp100.000 per kg, telur ayam ras Rp43.000 per rak. Sebanyak 500 ekor ayam disediakan, telur 1.000 rak, dan daging sapi 200 kg.

Komoditi lainnya, beras Medium SPHP 5 kg Rp52.000, beras Kita Premium 5 kg Rp70.000, beras Lamaddukelleng 10 kg Rp140.000, minyak bantal Rp13.000, gula pasir Rp16.500 dan tepung terigu Gatot Kaca 1 kg Rp10.000.

Selanjutnya di. Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur serta di sore harinya, akan dilanjutkan di Lapangan Merdeka, depan Rumah Jabatan Bupati Bone.

“Ini lebih murah, sangat membantu kami di Ramadan ini. Terima kasih untuk Pak Jokowi, Pak Gubernur dan Pak Bupati,” kata salah seorang warga, Fatmawati.

Penjabat Gubernur Bahtiar menyampaikan, GPM harus digalakkan secara terus menerus. “Harus konsisten karena harga berfluktuasi. Kalau kita konsisten, saya yakin di Sulsel akan terjaga inflasinya dan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di Ramadan dan jelang lebaran tetap terkendali,” jelasnya.

Sedangkan Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin, menyatakan, masyarakat sangat antusias. Terbukti dengan banyaknya yang datang membeli kebutuhan pokok.

Adapun, Kepala Bulog Bone, Maysius Patintingan, menginformasikan, selain GPM yang dilakukan secara berkala, masyarakat juga setiap hari dapat langsung datang ke Gudang Kantor Bulog untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, dengan harga yang sama dengan GPM.

Adapun harga beras SPHP lebih murah dibanding SPHP daerah lainnya karena biaya distribusi yang lebih kecil. Karena jarak lokasi GPM berdekatan dengan Gudang Bulog.

“Harga SPHP lebih murah karena harga gudang Rp9.950 per kg dan gudang kami dekat jadi biaya distribusinya lebih murah,” jelasnya.

Adapun stok beras di Bone sebanyak 3.800 ton dan menjamin ketersediaan sampai bulan Juli mendatang. (*Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Upgrade Armada Dottoro’ta, Dinkes Makassar Maksimalkan Layanan Kesehatan Hingga ke Lorong-Lorong

Sulsel

Buat Kebun APEKSI, Danny Tanam Pohon Durian di Padang

Sulsel

Gubernur Sulsel Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum KKSS

Sulsel

Disdag Makassar Gelar Operasi Pasar Drive Thru di Sejumlah Titik Kota Makassar

Sulsel

Iriana Jokowi dan Tim OASE Tinjau Layanan Kesehatan di Posyandu Asoka 7A Kecamatan Tamalate

Sulsel

Pengukuran PSU Kawasan Perumahan Graha Praja Pemprov Sulsel di Manggala Dihentikan

Sulsel

Koramil 1406-01/Tempe Bersinergi dengan Komponen Bangsa, Gelar Patroli Cipta Kondisi Jaga Stabilitas Keamanan

Sulsel

Kebijakan Wali Kota Appi Berbuah Nyata, RSUD Daya Prioritaskan Nyawa di Atas Administrasi