Home / Sulsel

Sabtu, 2 Maret 2024 - 17:41 WIB

Danny Pomanto Launching Jappa Rong, Inovasi BKM Dukung Program Pemkot Makassar

ali Kota Makassar, Danny Pomanto melaunching program Jappa Rong di Kampung Seni Baruga Kaluarrang Lorong Wisata Kyoto, Sabtu (02/03/2024)

ali Kota Makassar, Danny Pomanto melaunching program Jappa Rong di Kampung Seni Baruga Kaluarrang Lorong Wisata Kyoto, Sabtu (02/03/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melaunching program Jappa Rong atau Jalur Program Pembangunan Anak Lorong yang merupakan inovasi Harian Berita Kota Makassar (BKM).

Program Jappa Rong bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam rangka mendukung program Pemkot Makassar.

Dihadiri 15 Camat se-Kota Makassar, peluncuran Jappa Rong berlangsung di Kampung Seni Baruga Kaluarrang Lorong Wisata Kyoto, Sabtu (02/03/2024).

“BKM ini selalu tidak pernah berhenti berinovasi. Belum kita bangun Japparate, Jappa Rong sudah mendahului,” kata Danny Pomanto memuji.

Hadirnya Jappa Rong diharapkan bisa memotivasi untuk merevitalisasi kembali Lorong Wisata yang saat ini sudah menjadi role model tidak hanya di Indonesia tapi mendunia.

Apalagi baru-baru ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyambanginya mengingkan program Lorong Wisata menjadi percontohan untuk kota-kota di Indonesia.

“Jangan semangat kita turun, karena kebutuhan Lorong Wisata sudah menjadi bagian role model untuk Indonesia bahkan dunia,” ujarnya.

“Maka dengan itu, hadirnya Jappa Rong harus membuat Camat-Lurah lebih semangat lagi. Itu artinya bahwa semua apa yang kita kerjakan di Lorong Wisata akan tereskspos secara otomatis di Harian BKM,” tambah Danny Pomanto.

Ia juga mendorong Harian BKM untuk mengawal keberlanjutan program Pemkot Makassar yang saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Salah satunya Lorong Wisata.

Direktur Harian BKM Mustawa Nur mengatakan Jappa Rong didekatkan dengan tiga tahap. Yaitu, mendata, memastikan, dan memutuskan.

Di mana BKM mendata jalur program Pemkot Makassar di 15 kecamatan.

8 kecamatan menentukan jalur program Lorong Wisata, dan 7 kecamatan lainnya jalur program Sentuh Hati.

“Kita akan turun langsung ke masyarakat apa yang menjadi terkait dengan problematik yang terjadi di jalur program ini,” kata Mustawa.

Kemudian lanjut Mustawa, Camat-Lurah dan unsur-unsur yang ada di bawahnya juga turun mendata dan berkolaborasi dengan BKM untuk mengkonkretkan data yang diperoleh.

Itu, kata dia adalah jalur ditemukan. Ada pula jalur nenemukan yaitu pemerintah kota melalui Dinas Komunikasi dan Informatika membuka ruang kepada masyarakat melapor lewat Call Center 112.

“Silahkan bapak/ibu warga masyarakat yang tidak terakses lewat pendataan secara langsung itu diberikan ruang lewat 112,” tuturnya.

Langkah kedua yaitu memastikan. BKM bersama pemerintah kota akan turun langsung ke lapangan memastikan secara faktual soal problematik sosial yang didata sebelumnya.

“Dengan begitu kita buat konsep atau kerangka jalan keluarnya, dan tahap ketiga atau terakhir adalah memutuskan,” tutupnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tingkatkan Layanan Publik, Diskominfotik Wajo Gelar Evaluasi SP4N LAPOR

Sulsel

Disperkim Kembali Turun Lakukan Pendataan Rumah di Kelurahan Untia

Sulsel

Menuju 77 Tahun, Bupati Asahan Harap Kabupaten Asahan Lebih Baik

Sulsel

Sukseskan Program 1 Juta Polybag Gerakan Terus Menanam, Wakil Wali Kota Makassar Gelar Rapat Koordinasi

Sulsel

679 Kabupaten Sidrap, Gubernur Sulsel Serahkan Rp 500 Juta Hibah untuk Masjid Agung Sidrap

Sulsel

Pj. Bupati Wajo Kunjungi Tempat Pengolahan Makanan Bergizi Gratis

Sulsel

Seluruh Direksi PDAM Turun Langsung Serap Aspirasi Pelanggan dan Penagihan Serentak

Sulsel

Milad HMI ke-74 Tahun, HMI MPO Cabang Wajo Dorong Pemda Wajo Tingkatkan Kualitas Pendidikan