Home / Sulsel

Minggu, 7 Januari 2024 - 14:51 WIB

Bupati Pangkep Yakin Budidaya Tanaman Hortikultura Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menghadiri Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Minggu (07/01/2024)

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menghadiri Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Minggu (07/01/2024)

LINTASCELEBES.COM PANGKEP — Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Muh Yusran Lalogau, sangat yakin budidaya tanaman hortikultura, seperti pisang cavendish, sukun dan nangka madu, bisa meningkatkan pendapatan masyarakatnya. Diketahui, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, secara massif digalakkan Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami di Pangkep terkenal dengan ikan bandeng dan jeruk besar. Sekarang dengan adanya budidaya pisang cavendish, sukun dan nangka madu, saya yakin akan menjadi penyuplai ekonomi baru masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep,” kata Yusran, pada Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Minggu, 7 Januari 2024.

Yusran berharap, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, dari Pemerintah Provinsi Sulsel, dapat menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran, bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Pangkep.

“Izin Bapak Gubernur kita terus berupaya menurunkan stunting, kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Pangkep ini,” tuturnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) Republika Indonesia Wilayah Provinsi Sulsel karena menjadikan Kabupaten Pangkep sebagai tuan rumah Hari Amal Bakti Ke-78 Tahun Kemenag Sulsel.

“Terimakasih Kemenag Sulsel sudah membuat kegiatan di Kabupaten Pangkep. Ini secara tidak langsung membantu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangkep,” kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar, Kabupaten Pangkep harus bekerja keras menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran yang cukup tinggi di daerah ini. Tentunya tidak mudah, karena daerah ini merupakan wilayah kepulauan, sehingga tantangannya cukup tinggi.

“Tidak mudah mengelola daerah kepulauan seperti Kabupaten Pangkep ini. Apalagi dengan kemiskinan, stunting, dan pengangguran yang tinggi, sehingga pemerintah harus bekerja lebih keras lagi,” kata Bahtiar. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Lantik Dewan Pengurus Korpri Unit OPD dan Kecamatan, Armayani Harap Semua Anggota Tersentuh Layanan

Advertorial

Bupati Andi Rosman Hadiri Pembukaan MQK di Ponpes As’adiyah Macanang Wajo, Gubernur Beri Bantuan Rp5 Miliar dan Janji Aerodrome

Advertorial

Jadi Narasumber Road to G20, Wali Kota Danny Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lewat Digitalisasi

Sulsel

Serahkan LKPj 2021, Ekonomi Gowa Tumbuh Sebesar 7,26 Persen

Sulsel

Wujudkan Herd Immunity, Pemkab-Polres-IMM Sinjai Gelar Vaksinasi Massal

Sulsel

Sekcam Bontoala Pimpin Rakor Bersama Bahas Kebersihan dan Keindahan Taman

Sulsel

Babinsa Koramil 1406-08/Sabbangparu Bantu Warga Pembuatan Pondasi Rumah

Sulsel

Dua Warga Suspek Cacar Monyet, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Makassar