Home / Sulsel

Sabtu, 9 Desember 2023 - 20:19 WIB

Danny Pomanto Dampingi Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Cek Ketersediaan Gula dan Minyak Goreng di Gudang

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto mendampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin tinjau ketersediaan gula dan minyak goreng di gudang, Sabtu (09/12/2023)

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mendampingi Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin tinjau ketersediaan gula dan minyak goreng di gudang, Sabtu (09/12/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar terus berupaya menekan inflasi agar tidak melonjak menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024.

Yakni turun bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel dan Satgas Pangan Sulsel mengecek stok atau ketersediaan gula dan minyak goreng di pergudangan.

Ada empat titik yang dikunjungi. Yakni, PT Makassar Te’ne dan CV Citra Mulia Abadi yang belokasi di Kawasan Pergudangan Parangloe Inda, PT Benteng Baru di Jalan Tol Reformasi, dan PT Sinar Mas di Pergudangan Tallo.

Mendampingi Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut jika inflasi Makassar pada November 2023 year on year (YoY) 2,86% berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar.

“Kalau harga saya kira jelas di dalam ukuran inflasi jelas terhadap YoY sehingga kalau misalnya cabai kita cukup melonjak tapi lebih melonjak tahun lalu sehingga kita masih dalam pengendalian inflasi yang cukup baik,” kata Danny Pomanto, disela-sela tinjauannya, Sabtu (09/12/2023).

Tinjauan ini, lanjut Danny Pomanto untuk memastikan jika gula dan minyak goreng stoknya cukup sehingga diimbau masyarakat untuk tidak panik.

Sekaligus bentuk pengawasan pemerintah terhadap ketersediaan stok komoditi seperti gula dan minyak goreng yang dinilai selalu memberikan kontribusi terhadap kenaikan inflasi.

“Kalau kita lihat langsung bersama seluruh unsur saya kira yaitu untuk memastikan kita memberikan pertanggung jawaban dan menenangkan masyarakat bahwa stok cukup. Itu penting sekali untuk psikologi hari ini,” ujarnya.

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin telah turun di beberapa daerah memantau komoditi pangan untuk mengantisipasi lonjakan harga di akhir tahun. Inflasi Sulsel di bawah nasional yakni 2,79%.

“Inflasi yang terlalu rendah juga tidak bagus apalagi kalau minus. Itu juga membuat harga tidak ada nilainya. Jadi harus kita betul-betul jaga,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga berdialog dengan pemiliki gudang besar atau distributor untuk mengecek stok ketersediaan bahan pokok.

“Ternyata stok itu mencukupi secara umum tidak ada isu, termasuk tepung, gula cukup,” tutupnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan Kepala Disdag Arlin Ariesta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mahyuddin, Dirut Perumda Pasar Makassar Raya Ichsan Abduh.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

PDAM Wajo Luncurkan Layanan Pengaduan WhatsApp, Nomornya 08114412412

Sulsel

Tingkatkan Silaturahmi Masyarakat dan Pemerintah, Wali Kota Munafri Akan Gelar Open House

Sulsel

54 Kepala Desa di Kabupaten Gowa Berakhir Masa Jabatannya Per 2 Februari

Sulsel

Ketua TP PKK Kota Makassar Ajak Kader Perkuat Peran dalam Pemberdayaan Lansia Produktif

Sulsel

Antisipasi Corona, Wajo Perketat Mobilitas Perbatasan

Sulsel

Sejalan Undang-undang Pesantren, Wakil Presiden RI Sebut As’adiyah Pusat Dakwah dan Pendidikan

Sulsel

MenPANRB Diberi Gelar Nama Adat Gowa “Daeng Tojeng”

Sulsel

Terima Saran Pj Gubernur Sulsel, PT Vale Akan Tanam Sukun untuk Rehabilitasi Lahan Tambang