Home / Pendidikan

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 17:46 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMP Negeri 3 Tanasitolo Gelar Lomba Tunas Bahasa Ibu

Kabid SMP Disdikbud Wajo Imbau Tingkatkan Literasi di Sekolah

LINTASCELEBES.COM WAJO — Beragam cara dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Seperti yang dilakukan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Tanasitolo, Kabupaten Wajo yang mengenakan pakaian adat saat mengikuti upacara
peringatan ke-95 Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023) pagi.

Peringatan hari Sumpah Pemuda ini, ditandai dengan pembacaan hari
sumpah pemuda yang dibacakan oleh Siswa. Selain itu, berbagai lomba diadakan untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemudah diantaranya
lomba pidato 3 bahasa, baca puisi, pantumin, komedi tunggal, lomba menulis puisi bahasa Bugis.

Hadir dalam Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wajo.

Kepala Sekolah SMPN 3 Tanasitolo, Kambe, S.Pd. mengatakan, jika penggunaan pakaian adat Nusantara di Hari Sumpah Pemuda bertujuan
membangkitkan rasa nasionalisme para pelajar.

“Semangat Hari Sumpah Pemuda tahun 2023 ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan kepada warisan budaya Indonesia, melalui baju adat daerah-daerah di Nusantara. Selain itu, juga sebagai pengingat kembali bahwa
deklarasi Sumpah Pemuda merupakan perwakilan dari setiap Pemuda yang ada di Nusantara,” ungkapnya.

Kambe melanjutkan, untuk lomba tunas Bahasa Ibu di Hari Sumpah Pemuda yang di gelar para Siswa SMPN 3 Tanasitolo, sebagai salah-satu upaya mengembangkan kreativitas dan menggelorakan semangat perjuangan. Selain itu, juga sebagai wadah edukasi bahwa Indonesia memiliki banyak budaya luhur.

“Kami ingin para siswa SMPN 3 Tanasitolo sebagai generasi muda penerus bangsa rasa nasionalisme dan menghormati budaya bangsa
jangan sampai memudar,” harapnya.

Sementara, Kabid, Disdikbud Wajo, Edi Pramono Muliawan, SE.,MM. sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh SMP 3Tanasitolo.

Tentu kegiatan ini, kata dia merupakan momentum bagi kita semua bergerak menjadi lebih baik, terutama budaya membaca.

Dikatakannya, budaya membaca saat ini masih sangat kurang. “Saya bisa merasakan, budaya membaca dikalangan pelajar sangat
memprihatinkan,” ujarnya.

Tentu hal ini, lanjutnya, akan menjadi perhatian serius Disdikbud Wajo bagaimana ke depan budaya membaca di lingkungan sekolah bisa lebih
baik.

Pramono Muliawan mengungkapkan, untuk meningkatkan budaya membaca di lingkungan sekolah, pihak Disdikbud Kabupaten Wajo telah menghimbau kepada semua lembaga sekolah menciptakan lingkungan membaca di sekolah seperti gasebo dan sudut baca. Selain itu, perpustakaan sekolah harus di update kembali referensi bukunya, agar para pelajar tidak ketinggalan perkembangan teknologi saat ini.

“Minimal menambaha layanan atau tempat-tempat yang bisa dijadikan tempat berkumpul yang nyaman untuk siswa sebagai wadah motivasi
untuk lebih meningkatkan budaya baca di sekolah. Seperti gasebo dan sudut baca,” ungkapnya.(Wawan)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Sempat Terjadi Kesalahan Sistem Penginputan, Disdik Sulsel Telah Resmi Umumkan Hasil PPDB

Pendidikan

Soal Program 5000 Beasiswa, Ini Jawaban Pemkab Wajo

Advertorial

Reses, H. Suriadi Bohari Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Maniangpajo

Pendidikan

17 Hari Menuju Pesta Demokrasi, Sufriadi Arif Ajak komponen Bangsa Memilih Kandidat Yang Berkualitas

DPRD

Bupati Wajo Launching Minggu Ceriah dan Serahkan KIA

Pendidikan

AKSARA 3 PMR se-Kabupaten Wajo, Amran Mahmud Minta PMI Selalu Terdepan Dalam Penanganan Kebebcanaan

Pendidikan

Gubernur Sulsel Harap AMN Makassar Jadi Wadah Komunikasi Anak Bangsa

Pendidikan

SMPN 1 Pammana Ukir Sejarah, Rehan Alfino Terpilih Mewakili Sulsel di Tingkat Nasional Ajang GSI