Home / Sulsel

Minggu, 10 September 2023 - 10:05 WIB

Disambut Secara Adat, Pj Gubernur Bahtiar Minta Dukungan Pemda dan Masyarakat Bone Jalankan Tugas

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Pj Ketua TP-PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone, Sabtu, 9 September 2023

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Pj Ketua TP-PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone, Sabtu, 9 September 2023

LINTASCELEBES.CO BONE — Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Pj Ketua TP-PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone, Sabtu, 9 September 2023. Kunjungan ini adalah kunjungan ke daerah pertama sejak menjabat.

Di Rumah Jabatan Bupati Bone, Pj Gubernur Bahtiar diberi songkok Bugis Songkok Recca, dijemput dengan Lellung pemayungan payung emas milik kerajaan Bone, diiringi tarian Alusu. Tari ini sebagai simbol dari sikap lemah lembut dan kesucian dalam menerima tamu mulia yang berkunjung ke Kerajaan Bone.

Mereka berjalan di atas karpet merah. Di pertengahan jalan, dipersilahkan menginjak Tana Menroja dan kendi kemudian kembali berjalan ke dalam rumah jabatan.

Kedatangannya, selain bertemu dengan kepala daerah dan Forkopimda juga dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Ketua KPU Bone. Beberapa hal disampaikan Bahtiar terutama tugasnya sebagai pejabat gubernur sementara, bersamaan bertugas sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri.

“Alhamdulillah, saya diberikan amanah untuk memimpin Sulsel tanggal 5 September ini sebagai Penjabat Gubernur,” kata Bahtiar.

Kabupaten Bone tidak asing baginya karena merupakan tempat kelahirannya dan menempuh pendidikan tingkat menengah. Ia pun bercerita pengalamannya tinggal di Bumi Arung Palakka ini yang merupakan tanah kelahirannya.

“Saya orang Bone, rumahku di Bone Tellu (Kecamatan Tanete Riattang). Saya sering bolak balik Jakarta dan sepanjang tahun selalu (ke Bone),” sebutnya.

Walaupun sebagai Penjabat Gubernur yang memiliki wilayah pemerintahan se-Sulsel termasuk Bone, karena orang asli maka ia harus bersilaturahmi dengan Bupati Bone dan jajaran.

“Nah, sebagai status baru sebagai Penjabat Sulsel harus tabe-tabe (permisi) dulu sama yang punya kampung, jadi menghadap dulu ke Pak Bupati dan Danrem (Forkopimda) yang punya wilayah, beliau yang mengerti wilayah ini,” ujarnya.

Sekaligus melakukan komunikasi sinergi dengan pemerintah daerah. Membahas apa yang akan dilakukan setahun ke depan. Termasuk terkait pelaksanaan pemilu dan pilkada, stunting, ketahanan pangan dan El-Nino dan pembangunan serta pelayanan publik harus jalan.

“Dan itu semua baru bisa jalan, na ku massedi tau Bone dukung ka’, Puang tabe (jika orang Bone bersatu mendukung, permisi Tuan). Tidak ada jalan lain, kalau orang-orang Bone, pemerintah dan masyarakatnya dukung saya. Bismillahirrahmanirrahim yang orang anggap berat, Insya Allah bisa kita kerjakan,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle yang mewakili Bupati Bone yang sedang tugas dinas menyampaikan sambutan penerimaan.

“Hari ini masyarakat Bone berbahagia karena Bapak Gubernur dan Ibu kembali ke kampung halaman, dan daerah yang pertama dikunjungi adalah tanah kelahirannya Bone, kunjungan beliau akan membawa berkah bukan hanya Sulsel tetapi terkhusus Bone,” tandasnya. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Halo Polisi

Polres Soppeng Gelar Kenal Pamit Kasat Reskrim Dirangkaikan Buka Puasa Bersama Personil

Sulsel

Ke Kota Jeneponto Lebih Cepat, Warga Rumbia: Terima Kasih Gubernur Atas Pengerjaan Ruas Boro

Sulsel

Kaban Firman Pagarra Jelaskan Langsung Aplikasi “PAKINTA” di Hadapan Wali Kota Tarakan

Sulsel

Wali Kota Makassar Sambut Supervisi KPK, Perkuat Pengawasan Proyek Strategis 2026

Sulsel

Awal Tahun 2021, Masjid At-taubah Kembali Menyantuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Sulsel

Ketua TP PKK Makassar Ungkap Sinergi TKSK dan Pemkot Kunci Sukses Penanganan Masalah Sosial

Sulsel

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Sepakat Jaga Kondusivitas Kota di 2026