Home / Wajo

Selasa, 23 Agustus 2022 - 11:29 WIB

Event FDT, Bupati Amran Mahmud Paparkan Potensi 3 Dimensi Danau Tempe

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati Wajo H. Amran SE melepas peserta lomba perahu hias dalam gelaran Festival Danau Tempe di TPI Sengkang Selasa, 23/08/2022.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Wakil Bupati Wajo H. Amran SE melepas peserta lomba perahu hias dalam gelaran Festival Danau Tempe di TPI Sengkang Selasa, 23/08/2022.

LINTASCELEBES.COM WAJO — Salah satu potensi kepariwisataan di Kabupaten Wajo adalah pariwisata alam Danau Tempe. Dimana Danau Tempe ini memiliki potensi 3 Dimensi. “Danau Tempe ini sudah cukup lama memiliki potensi 3 Dimensi,” ungkap Bupati Wajo H. Amran Mahmud didepan Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Kadis Pariwisata Provinsi Sulsel serta pada gelaran Festival Danau Tempe (FDT) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sengkang Selasa, 23/08/2022.

Dikatakan bahwa, selain potensi kepariwisataan, Danau Tempe juga memiliki potensi perikanan dan pertanian.

“Danau Tempe dikenal dulu dengan mangkok ikannya Nusantara. Dimana tahun 1950 an, Danau Tempe dapat produksi ikan 50.000 ton pertahun. Tetapi semakin hari terjadi sedimentasi dan ikan semakin punah. Alhamdulillah, melalui Kementerian PUPR terus dilakukan revitalisasi,” ujarnya.

Sementara untuk pertanian, lanjut Amran Mahmud, ada 5 kecamatan pesisir danau tempe yang memanfaatkan air danau tempe untuk pertanian. “Alhamdulillah, hal ini juga berkontribusi menjadikan Wajo lumbung padi. Dan kita sudah mencapai 800 ribu ton dan sekarang kita kerja keras untuk mencapai 1 juta ton,” ucapnya.

Untuk konsumsi beras orang Wajo kata orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng ini, hanya sekitar kurang lebih 50 ribu ton dari 800 ribu ton. “Dengan begitu, Kita memberikan sumbangsih ketahanan pangan nasional dengan mengekpor beras ke Jawa, Kalimantan, dan Papua serta daerah lainnya,” tandasnya.

Amran berharap sektor pariwisata ini dapat menjadi magnet untuk bisa menjadi multi effect untuk sektor perekonomian lainnya. Termasuk UMKM dan Persutsraan.

Pada kesempatan itu, Amran Mahmud memaparkan potensi kepariwisataan lainnya, yakni Sutera Wajo. “Menjadi konsen kita untuk kembali membangkitkan dan membangun muali dari hulu sampai hilir untuk kbalikan kejayaan sutera kita. Alhamdulillah suport dari Pemprov dalam hal ini Gubernur Sulsel untuk memajukan dan mengembalikan kejayaan sutera kita akan wujudkan tahun 2023/2024,” pungkasnya.

Sementara Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Event Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparegraf) RI Riski Handayani Mustafa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wajo, juga dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi untuk senantiasa berupaya memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Wajo, salah satunya melalui penyelenggaraan event Festival Danau Tempe ini.(zah)

Editor: S.Menroja

Share :

Baca Juga

Wajo

Jadi Kado Spesial HJW Ke-623, Kafilah Wajo Sabet Juara di FASI

Wajo

Realisasi Anggaran PEN Capai Rp579,8 Triliun Hingga Akhir Tahun 2020

Daerah

Pasca Kebakaran Pasar Tempe, Pemkab Wajo Bangun Lapak Sementara

Wajo

Bupati Bersama Kapolres Asahan Tinjau Lokasi Pembangunan Mako Polsek Aek Kuasan

Wajo

Bupati Wajo Satu-satunya Kepala Daerah di Sulsel Tampil Jadi Pembicara di FKK Kemenkopolhukam

Wajo

Sosialisasi Perda di Tanasitolo, Pengrajin Sutera Berharap Bantuan Bahan Baku dari ATL

Wajo

Dinas Perhubungan Makassar Terima Kunjungan Pemkot Bontang

Wajo

Wali Kota Makassar Apresiasi Livin’ Fest 2025 Jadi Mesin Edukasi dan Penggerak Ekonomi Makassar