Home / Advertorial / Wajo

Kamis, 28 Juli 2022 - 18:17 WIB

Pengembangan Sutera dan Tenun Tradisional, Bupati Wajo Teken MoU dengan Kepala BBSPJIT Disaksikan Menteri Perindustrian

Pemkab Wajo kini menjalin kerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk penguatan industri kecil menengah (IKM) sutera dan tenun tradisional yang ditandai penandatanganan MoU

Pemkab Wajo kini menjalin kerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk penguatan industri kecil menengah (IKM) sutera dan tenun tradisional yang ditandai penandatanganan MoU

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kini menjalin kerja sama dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI untuk penguatan industri kecil menengah (IKM) sutera dan tenun tradisional.

Kerja sama ditandai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepakatan antara Kepala BBSPJIT, Cahyadi, dengan Bupati Wajo, Amran Mahmud. Penandatanganan dirangkaikan business gathering dan puncak peringatan Balai Besar Tekstil 100 Tahun Melayani di Kantor BBSPJIT, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/7/2022).

Kegiatan turut dihadiri Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, secara virtual, para pejabat Kemenperin, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, diwakili Kepala Dinas Perindustrian, Iendra Sofyan, serta undangan lainnya.

Sementara, Amran Mahmud didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Armayani, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Andi Pallawarukka, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM), Ambo Mai, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda), Nisrinah, serta Ketua Silk Solution Center, Kurnia Syam.

Amran Mahmud menyampaikan nota kesepakatan ini dimaksudkan untuk membangun sinergitas antara BBSPJIT Kemenperin dengan Pemkab Wajo di sektor IKM, khususnya persuteraan dan tenun tradisional.

“Tujuannya, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), yakni pelaku IKM sutera dan tenun tradisional di Kabupaten Wajo,” ucap Amran Mahmud.

Melalui kerja sama ini BBSPJIT selama satu tahun akan membantu pelatihan teknis dalam hal proses produksi sutera dan penggunaan alat-alat produksi yang sudah ada pada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Persuteraan Wajo.

Selain itu, melakukan supervisi dan transfer pengetahuan atau teknologi terkait kegiatan pelatihan proses produksi dan melakukan pengujian ke laboratorium atau pengujian lapangan terkait pemanfaatan alat-alat produksi.

“Kita juga berharap bisa dibantu mencari solusi terhadap kendala teknis yang ditemui dalam proses produksi sutera. Kita berharap kerja sama ini akan memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan dan pengembalian kejayaan sutera Wajo,” beber Amran Mahmud.

Sebelumnya, kerja sama ini telah diusulkan dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo melalui rapat paripurna.(man-far)

Editor: Syafruddin M

Share :

Baca Juga

Advertorial

Program Penataan Pasar, Bupati Wajo Dengar Aspirasi Pedagang Pasar Sentral Sengkang

Advertorial

Hadiri Wajo Kemenag Expo 2023, Bupati Apresiasi Dukungan dan Kolaborasi Kemenag Dengan Pemkab

Wajo

HKGN 2022 Tingkat Kabupaten Wajo, Amran Mahmud Gaungkan Cara Menyikat Gigi yang Benar

Advertorial

Program Universal Health Coverage Bawa Wajo Raih Penghargaan

Advertorial

Pemkab Serahkan LKPJ Bupati Wajo Tahun 2018 kepada DPRD

Advertorial

Melenggang ke Tahap Selanjutnya, Desa Waetuwo di Kabupaten Wajo Lolos 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Wajo

Hadiri Peletakan Pertama Masjid Ahmad Subban, Bupati Wajo Sumbang 100 Sak Semen

Advertorial

DPRD Wajo Sahkan Perubahan Perda Retribusi Pelayanan Tera/tera Ulang dan Persampahan