Home / Sulsel

Minggu, 8 Mei 2022 - 21:01 WIB

Suardi Saleh Sebut Dedikasi 3 Tokoh Besar DDI Mangkoso jadi Pelita Pembangunan

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., bersama Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso, AGH. Farid Wajedy

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., bersama Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso, AGH. Farid Wajedy

LINTASCELEBES.COM BARRU — Sosok Anregurutta (AG) H. Amberi Said memiliki pandangan tajam jauh kedepan. Dirinya yang menerima estafet kepemimpinan selaku Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso dari Anregurutta H. Abdurahman Ambo Dalle pada tahun 1949, Amberi Said selaku pimpinan pondok yang baru ternyata telah mempersiapkan putera terbaiknya Muhammad Faried Wajedy sebagai calon pimpinan Ponpes DDI Mangkoso.

Berdasarkan hal tersebut, Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh menilai bahwa AGH. Amberi Said memiliki visi dan ketajaman memandang masa depan menjaga keberlangsungan Ponpes DDI Mangkoso.

Pada tahun 1971, AGH Amberi Said mengirim putranya bernama Muhammad Faried Wajedy untuk menimba ilmu keagamaan di Kairo Mesir.

Faried Wajedy selama di Mesir telah menyelesaikan Pendidikan S1 pada Fakultas Syariah Al Ashar Kairo, kemudian melanjutkan pendidikan S2 pada Fakultas Darul Ulum Cairo University dan tamat dengan predikat Cum Laude, dan setelah itu beliau kembali ke tanah air tepatnya pada tahun 1984.

“Tidak lama setelah kembali, kepemimpinan Ponpes DDI Mangkoso diserahkan kepada AG. Prof Dr. H. Muhammad Faried Wajedy, Lc, MA para tahun 1985 sampai sekarang,” terang Suardi Saleh.

Farief Wajedy lanjut Bupati menilai, telah mewarisi kepemimpinan dua tokoh besar termasuk dari ayahnya sendiri, sehingga Pondok Pesantren DDI Mangkoso sekarang ini berkembang sangat baik dan semakin menjadi Pelita bagi pembangunan sumberdaya manusia di Kabupaten Barru dan bahkan seluruh Indonesia.

“Visi, gagasan, dan dedikasi tokoh besar tersebutlah yang senantiasa menginspirasi dan menjadi motivasi dalam pembangunan di Kabupaten Barru sampai saat ini, dimana Nafas Keagamaan yang menjadi visi pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Barru senantiasa menjadi semangat dan motivasi abadi,” urai Bupati.

Dalam kiprahnya, Gurutta Faried Wajedy selain sebagai Ketua Baznas Barru sejak berdirinya Baznas Barru hingga tahun 2022, juga saat ini masih menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barru dan Pembina diberbagai organisasi keagamaan lainnya di daerah itu.(Mahmud)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Persiapan Pelantikan DPRD Wajo 2024-2029, Sekretariat DPRD Matangkan Rencana Pengucapan Sumpah/Janji

Sulsel

Tepis Makassar Kota Intoleran, Pendeta Sediakan Danny Buka Puasa

Sulsel

Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Konsultasi, Ini Permintaan DPRD Wajo ke Pemkab

Sulsel

Lewat Polantas Mappatabe, Kapolres Wajo Ajak Ojol Perkuat Solidaritas dan Disiplin Lalu Lintas

Sulsel

Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja

Sulsel

Beautiful Malino 2025 Tonjolkan Keindahan Alam dan Kebudayaan Daerah

Advertorial

DPRD Wajo Dukung Penuh Sengkang Silk Fashion Carnaval, Andi Merly Iswita: Tingkatkan Ekonomi Kreatif Lokal

Sulsel

Pemprov, Kejati, Polda, dan Bawaslu Sulsel Komitmen Tegakkan Gakkumdu di Pemilu 2024