Home / Sulsel

Jumat, 20 Mei 2022 - 06:27 WIB

Danny Paparkan Inovasi Pemkot Makassar Pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto paparkan Inovasi Pemkot Makassar pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota di Hotel Claro, Kamis malam (19/05/2022).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto paparkan Inovasi Pemkot Makassar pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota di Hotel Claro, Kamis malam (19/05/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto paparkan inovasi pemerintah Kota Makassar terkait hasil aksi Koordinasi, Intervensi dan Integrasi (konvergensi) stunting di Kota Makassar pada agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten/Kota di selenggarakan Pemprov Sulsel di Hotel Claro, Kamis malam (19/05/2022).

Kegiatan konvergensi lintas sektor/lintas program diselenggarakan dalam rangka upaya pemerintah kabupaten Kota melakukan percepatan perbaikan gizi masyarakat yang diikuti seluruh kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pemaparannya Danny menyampaikan, komitmen pemerintahannya dalam aksi kinerja konvergensi yang dilakukan Pemkot Makassar.

“Penanganan percepatan penurunan stunting menjadi bagian keseriusan pemerintah Kota Makassar yang sejalan dengan tujuan dalam stranas stunting,” ucap Danny

Menurut Danny, hal terebut sesuai dengan Rumusan dan penjabaran Visi Misi RPJMD Kota Makassar 2021 2026 dengan (delapan) Program Strategis Makassar Dua Kali Terus Tambah Baik.

“Dalam visi misi RPJMD kota Makassar didalamnya telah masuk bagaimana pencegahan Stunting menjadi skala prioritas pemerintah dan masyarakat,,” ujarnya.

Dengan memberikan kesadaran merubah perilaku untuk mencegah stunting kata Danny, selanjutnya akan memperkuat konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program antara pusat daerah hingga ke pelosok desa.

“Bahkan dengan meningkatkan akses terhadap makanan bergizi dengan mendorong ketahanan pangan.dan evaluasi dasar, juga dengan memberikan pelayanan bermutu serta peningkatan akuntabilitas, dan percepatan pembelajaran,” tuturnya.

“Kita juga berharap dengan adanya inovasi program lorong pengendali Stunting (lopis) serta inovasi lorong sehat (ongset) yang telah berjalan, diharapkan mampu memperbaiki strata kesehatan hidup masyarakat dan meningkatkan ekonomi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan gizi mereka,” tutupnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Makassar Creative Hub Buka Sayap di Kecamatan Wajo

Sulsel

Warga Bantaeng Harap Tanaman Pisang Cavendish Ubah Perekonomian Petani

Sulsel

Wali Kota Makassar Launching Gerobak Mulia, Hidupkan Ekonomi Pedagang

Sulsel

Ni’matullah: KAHMI Independen, Tidak Ada Kubu-Kubuan di Pilkada

Sulsel

Bincang Sore KADIN-HIPMI Wajo Hadirkan Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM DR. Eka Sastra

Sulsel

Bapenda Makassar Gelar FGD Bahas PAD Kota Makassar

Sulsel

Bupati Adnan Hadiri Puncak Peringatan Hari Jadi Sulsel ke-355 Tahun

Sulsel

Danny Pomanto Matangkan Persiapan Kunker Presiden Jokowi Resmikan IPAL Losari