Home / Artikel

Sabtu, 23 April 2022 - 07:50 WIB

Pelaksanaan Syarat Sah Sholat Jamak Qhosor

Pelaksanaan Syarat Sah Sholat Jamak Qhosor

Pelaksanaan Syarat Sah Sholat Jamak Qhosor

Oleh: H. Rukman Nawawi

LINTASCELEBES.COM WAJO — Sholat merupakan rukun Islam yang kedua dan perlu diketahui bahwa shalat adalah tiangnya agama dalam Islam. Untuk beribadah, Allah tak pernah menyulitkan umatnya.

Pelaksanaan sholat jamak Qoshor perlu diucapkan ketika kita hendak menjalankan ibadahnya.

Ibadah merupakan hal yang wajib dilaksanakan dan Sholat merupakan rukun Islam yang kedua dan perlu diketahui jika ini juga adalah tiang agama Islam.

Hal Ini menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada Allah SWT. pada umatnya, seperti bagi kaum muslimin dan muslimah yang sedang berada dalam perjalanan jauh atau musafir hal ini disampaikan Anregurutta (Ag) Dr. KM. Abdul Malik Tibe, SHi., MA. Pada Sabtu 23 April 2022 Ba’da shalat Subuh di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulsel.

Sholat bisa dilakukan jamak yaitu meringkas dua waktu sholat bersamaan dalam satu waktu dan berlaku untuk empat waktu sholat.

Ag. KM Abdul Malik Tibe Mencontohkan adalah shalat dhuhur dikerjakan bersama dengan sholat ashar atau sebaliknya, atau bisa juga maghrib dengan isya.

Berikut dengan niatan sholat jamak Qoshor dengan syarat yang diperbolehkan menjamak sholat wajib dan Perlu Jamaah masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa pahami jika tidak semua sholat diperbolehkan untuk dijamak. Sebab, sudah terdapat syarat-syarat seelum diperbolehkan untuk menjalankan sholat jamak.

Syaratnya antara lain seperti perjalanan tersebut memiliki jarak minimalnya harus mencapai farsakh atau menurut beberapa pendapat para ulama. Yaitu 83 Kilo meter.

Melakukan sholat, Bapak /Ibu-ibu harus masih dalam perjalanan dan dilakukan setelah keluar dari rumah. Syarat ini menjadi tolak ukur sholat jamak bisa diterima kata Abdul Malik Tibe.

Menurutnya bahwa syarat Sah Sholat jamak Qhosor dan Sholat jamak

Perlu diketahui bahwa shakat qhosor memang diperbolehkan bagi ummat Islam yang sedang melakukan perjalanan jauh. Atau bahkan mungkin bagi kita atau jamah yang terhalang halangan lain sehingga tak dapat mengerjakan sholat fardu tepat pada waktunya.

Hal tersebut misalnya telah melakukan perjalanan jauh minimal 81 kilometer (sesuai kesepakatan para ulama)

Ag Abdul Malik Tibe mengatakan bahwa Niat sholat jamak qoshor dan Sholat jamak qoshor diketahui tengah dibedakan menjadi dua macam yaitu jamak taqdim dan jamak takhir begitu juga dengan qoshor. Berbeda dengan sholat jamak yang menggabungkan, sholat Qoshor mempunyai arti meringkas.

Menurut Ag Abdul Malik Tibe Sholat qhosor adalah meringkas empat rakaat menjadi dua rakaat. Misalnya seperti sholat dhuhur yang dikerjakan dua rakaat, begitu pula dengan sholat ashar dan isya.

Ag Abdul Malik Tibe tegaskan bahwa perlu diingat jika dengan jumlah enpat rakaat yang boleh di Qoshor. Maka dari itu, Jamaah tidak diperkenankan mengqoshor sholat subuh dan juga maghrib karena rakaatnya tidak mencapai empat rakaat.

Berikut adalah niat sholat Qoshor:

Ag Abdul Malik Tibe mengatakan bahwa niat sholat qashar dan jamak taqdim yakni ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Sementara niat sholat qashar dan jamak ta’khir:
Ushallii fardhal ‘ashri rak’ataini qashran majmuu’an ilazh zhuhri adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Tata Cara Sholat Jamak dan Qoshor yakni cara sholat jamak dan qhosor tidak boleh disepelekan, sebab misalnya kita sedang malas lalu menjamak sholat. Atau hanya ingin pergi ke supermarket dan mall lalu menjamak sholat.
Itu merupakan hal yang sangat tidak dibenarkan dan salah. Tata cara sholat jamak dan qoshor hanya bisa dilakukan oleh seorang yang benar-benar dalam kondisi darurat, adapula jenis sholat jamak dan qoshor yang dibedakan menjadi 2 (dua) cara yakni

1. Jamak Taqdim
Merupakan sholat yang meringkas atau mengerjakan 2 sholat fardhu sekaligus di waktu sholat yang pertama yakni:

Sholat Dzuhur dan Ashar, dikerjakan saat waktu Dzuhur dan Sholat Maghrib dan Isya, dikerjakan saat waktu Maghrib.

2. Jamak Takhir
Selanjutnya ialah jamak Takhir yaitu meringkas atau pun mengerjakan dua ((sholat fardhu sekaligus di waktu sholat yang terakhir yakni:

Sholat Dzuhur dan Ashar, dikerjakan saat waktu Ashar dan Sholat Maghrib dan Isya’, dikerjakan saat waktu Isya.(*)

Share :

Baca Juga

Artikel

Profesi Kita dan Ghibah

Artikel

Ada Apa Dengan Dewan Pers (2)

Artikel

79 Tahun HMI: Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

Artikel

Dunia Jurnalistik Memang Perlu Dibenahi

Artikel

Ada Apa Dengan Dewan Pers (Tamat)

Artikel

Pendidikan dan Peran Perempuan Diera Globalisi

Artikel

TMMD 124 Kodim 1406/Wajo: Membangun Dari Hati, Ketika TNI dan Rakyat Bersatu di Temmabarang

Artikel

Memahami Logika Politik di Balik Tata Kelola Perumda Air Minum Kota Makassar