Home / Sulsel

Senin, 14 Maret 2022 - 19:49 WIB

Suardi Saleh Buka Diklat 3 in 1 Wirausaha Industri

Bupati Barru Suardi Saleh memberikan sambutan dan arahan pada Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

Bupati Barru Suardi Saleh memberikan sambutan dan arahan pada Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

LINTASCELEBES.COM BARRU — Sentra Pengolahan Rumput Laut Latimpa, Desa Madello menjadi tempat dilaksanakannya Diklat 3 In 1 Wirausaha Industri (Identifikasi Ide dan Peluang Usaha) yang dilaksanakan Oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerjasama dengan Politeknik Ati Makassar di Kecamatan Balusu, Senin, (14/3/2022).

Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si yang selama ini intens dan mendukung program pengembangan sumberdaya manusia di Daerah, membuka langsung kegiatan ini.

“Penyelenggaraan Diklat 3 in 1, sebagai salah satu langkah penanggulangan dampak pandemi Covid-19 melalui penyerapan tenaga kerja dan pengurangan jumlah pemutusan hubungan kerja, “ujar Bupati Suardi Saleh.

Dirinya menjabarkan bahwa wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru termasuk menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.

“Diklat 3 in 1, dilatih, disertifikasi dan dibimbing untuk mengharapkan supaya tidak saja sebagai tenaga kerja tapi bisa mempekerjakan orang,” sebut Suardi Saleh menjelaskan metode tuntas Pembinaan dari Pemerintah Daerah.

Dari kegiatan ini, diharapkan mencetak wirausaha yang berkarakter dan bermental kewirausahaan serta mempunyai kompetensi sesuai dengan bidang usahanya meliputi kompetensi teknis, manajerial, kreativitas dan inovasi.

Sejalan dengan tujuan Peraturan Presiden RI No. 27 Tahun 2013 tentang Pengembangan Inkubator Wirausaha yaitu menciptakan dan mengembangkan usaha baru yang mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya manusia terdidik dalam menggerakkan perekonomian dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Barru, H. Andi Takdir, SE, M.Si menyebutkan menggandeng Poltek ATI Makassar untuk berkerjasama menyelenggarakan Diklat 3 in 1, Wirausaha Industri kepada masyarakat umum khususnya kepada Pengelola IKM dan UMKM.

Nantinya, Diklat bertujuan agar dapat menghasilkan wirausaha industri yang inovatif, berdaya saing unggul dan mandiri berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memediasi hasil-hasil penelitian dan inovasi dari kampus Politeknik ATI Makassar yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi unit usaha yang bernilai bisnis teknologi industri, khususnya di bidang teknologi industri agro di Kabupaten Barru.

Kehadiran Event Diklat 3 in 1 Wirausaha Industri ini diharapkan dapat membangkitkan minat berwirausaha dan menjadi ajang menggali ide kreativitas dan inovasi kepada seluruh Pengelola IKM dan UMKM sehingga memiliki aspek kebermanfaatan bagi masyarakat dan Kabupaten Barru ke depan.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Ir. Muhammad Basri, MM, IPM, bahkan mengharapkan lahir ide-ide kreativitas dan inovasi dari masyarakat khususnya dari Pengelola IKM dan UMKM tersebut yang selanjutnya akan lebih dioptimalkan hingga dapat diimplementasikan dalam bentuk proposal bisnis yang siap untuk diikutkan dalam program inkubasi bisnis di Kampus Politeknik ATI Makassar termasuk peluang untuk dapat menjadi mitra bisnis bagi Tenant dan StartUp IBTI Poltek ATI Makassar.

“Harapan kami dengan adanya Diklat 3 in 1 Bisnis Plan ini dapat mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi yang merupakan pengembangan hasil riset dan/atau inovasi dari masyarakat Kabupaten Barru untuk menjadi generasi pencipta lapangan kerja dan berharap bahwa hasil dari Workshop ini dapat meningkatkan jumlah wirausaha industri yang bersertifikat kompetensi siap kerja,” sebut Muhammad Basti dengan harapan keluaran Diklat dapat bersama menyediakan lapangan kerja.

Turut hadir dalam acara, Plt. Inspektur Abd. Rahim, S.IO, M.Si dan Camat Balusu, Andi Ika Syamsu Alam, S.STO, M.Si bersama Pembantu Direktur Dua, Herlina Rahim, ST, M.SI, Pembantu Direktur Tiga, Dr. Arminas, ST. MM, Ketua inkubator Bisnes : Dr. Idi Amin, ST, M.Si, Ketua Jurusan Teknik Industri Argo, Dr. Widya Hastuti Afris, S.Si.MM, Sekretaris inkubator Bisnes, Sakarno Ang Agung, ST.(Mahmud/Humas Barru)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkot Makassar Masuk 10 Kota Terbaik di Indonesia Dalam Hal Transformasi Digital

Sulsel

Bupati Suardi Saleh Ikuti Rakor Nasional Pemberantasan Korupsi

Sulsel

Tim SCE Sebut Lorong Wisata Sejalan dengan Urban Farming Singapura

Sulsel

Munafri Pimpin Rakor dengan Ramboll dan AASCTF, Bahas Evaluasi Program Kota Layak Huni

Sulsel

Marsma TNI Benny Arfan Pamit, Sebut Wali Kota Danny Kreatif

Sulsel

Penataan Lalu Lintas Jadi Perhatian Munafri saat Berkunjung di Bukit Baruga Antang

Sulsel

Danny Pomanto Dampingi KASAU-Danlanud Resmikan Baseops Baru Lanud Sulhas

Sulsel

Dinkes Makassar Gelar Advokasi Penguatan Germas di Masa Pandemi Covid-19 dan Non Fisik Tahun 2022