Home / Sulsel

Sabtu, 26 Februari 2022 - 17:14 WIB

Resmi Ditutup, Sebanyak 4.823 Pendaftar Calon Pegawai PDAM

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Perumda Air Minum Kota Makassar mengumumkan sebanyak 4.823 pendaftar calon pegawai PDAM Kota Makassar setelah dibuka secara resmi selama dua hari.

Kabag Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Muhammad Idris mengatakan masyarakat Kota Makassar sangat antusias untuk bergabung di PDAM Makassar. Dia tidak lupa menyampaikan apresiasi yang besar kepada seluruh pendaftar yang memiliki niat bersama-sama membangun PDAM Kota Makassar semakin baik dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Hingga pendaftaran dinyatakan tutup, ada sebanyak 4.823 pelamar,” ujar Muhammad Idris, Sabtu (26/02/2022).

“Pendaftar dibuka sejak tanggal 25-26 Februari. terima kasih atas antusias warga Kota Makassar,”tutur Muhammad Idris.

Lanjut Idris, untuk mengetahui lulus atau tidaknya berkas pelamar dapat dilihat dari website PDAM Kota Makassar, awak media ini, “terima kasih atas partipasinya,” tambah Idris.

Pejabat Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar mengingatkan kepada pelamar agar tidak mempercayai calo atau mengatas namakan pengurus, atau dapat meloloskan masuk menjadi pegawai di PDAM Makassar.

“Proses seleksi ini terbuka dan transparan. jadi tidak ada itu calo atau yang bisa meloloskan, semuanya melalui tahapan,”ujar Beni Iskandar.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kemenhub RI-Pemprov Sulsel Serah Terima BAST Sembilan Pelabuhan Pengumpan

Sulsel

Perkuat Kolaborasi Sosial dan Keagamaan, Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi BAMAG LKKI

Sulsel

Pemprov Kumpulkan Penyuluh Pertanian se Sulsel, Bahas Budidaya Pisang

Sulsel

Hadiri Pelantikan HMI Sinjai, Bupati ASA: Pemerintah Selalu Terbuka

Sulsel

Penjabat Gubernur Sulsel Lepas 500 Peserta Mudik Gratis, Beri Bantuan Paket Sembako

Sulsel

Adnan IYL Kukuhkan Andi Fashar Padjalangi Sebagai Ketua Orari Bone

Sulsel

Ketua Dekranasda Makassar Dorong Perajin Silver Berdaya Saing Lewat Pelatihan Kriya Logam

Sulsel

Relawan PMI Diharapkan Jadi Pelopor Pencegahan Penularan Covid-19