Home / Wajo

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:01 WIB

Mahasiswa Unsulbar Berkontribusi Tanam Sukun di Kawasan Pengembangan Peternakan Pucak Maros

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Bupati Maros Chaidir Syam melakukan penanaman bibit sukun di Kawasan Pengembangan Peternakan Pucak milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Minggu (21/01/2024)

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Bupati Maros Chaidir Syam melakukan penanaman bibit sukun di Kawasan Pengembangan Peternakan Pucak milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Minggu (21/01/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Menanam sukun sebagai sumber pangan di kawasan peternakan adalah suatu langkah yang dapat memberikan manfaat yang signifikan. Sukun, atau juga dikenal dengan nama breadfruit, merupakan tanaman yang memiliki banyak potensi untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia dan daun sukun juga bisa sebagai pakan ternak.

Selain manfaat gizi yang tinggi, menanam sukun juga memiliki keunggulan dalam hal adaptasi terhadap kondisi lingkungan di kawasan peternakan.

Seperti Minggu, 21 Januari 2024, Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Bupati Maros Chaidir Syam melakukan penanaman bibit sukun di Kawasan Pengembangan Peternakan Pucak milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sulsel di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

Pada kegiatan juga melibatkan 12 mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) asal Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

“Alhamdulillah kami juga terjun di sini sebagai mahasiswa, dilibatkan dalam melaksanakan kegiatan penanaman sukun bersama pemerintah dari Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dan Bupati Maros,” kata Aco Parawansa Sarman, mahasiswa Prodi Peternakan ini.

Ia mengapresiasi dan bangga melihat pemerintah daerah di Sulsel, bisa memaksimalkan lahan yang ada dengan budidaya sukun.

“Sekarang kami sedang PKL dan kami mendukung kegiatan ini, pemerintah memajukan daerahnya,” ujarnya.

Camat Tompobulu, Yusriadi Arief, menyebutkan, penanaman sukun memang memungkinkan untuk dikembangkan di Tompobulu.

“Ini merupakan kebanggaan kami sebagai pemerintah kecamatan. Karena Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu menjadi tempat kegiatan penanaman secara simbolis tanaman sukun. Saya pikir ini bisa menjadi sumber pangan selain beras untuk masyarakat karena ini sangat familiar dengan sumber kalori di masyarakat khususnya Bugis-Makassar,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Pj Gubernur juga menyerahkan bibit cabai ke Bupati Maros.

Baca juga:  Buka Muscalub Pemuda Pancasila, Amran Mahmud Harapkan Kader Menjaga Kemurnian Pancasila

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur atas bantuan benih. Ini akan kami maksimalkan penanamannya, mudah-mudahan bisa menjangkau sampai 50 hektar,” kata Agustam, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Vaksinasi Covid 19 Dosis Pertama di Wajo Baru Mencapai 29,54 Persen

Wajo

BNK Hadir di Wajo, Amran Mahmud Ajak Seluruh Stakeholder Perangi Narkoba

Advertorial

Refleksi 100 Hari Kerja Dua Amran, Sekda: Hampir 25 Program Telah Dilaksanakan Secara Bertahap

Wajo

Wakil Menteri Desa PDTT Dukung Program Budidaya Pisang di Sulsel

Wajo

Bupati Wajo Minta Seluruh Jajaran Fokus Sukseskan Visi Misi Pammase

Wajo

Cegah Penyebaran Covid 19, Samsat Wajo Sosialisasi Prokes 3M di Ruang Pelayanan

Birokrasi

Pemkab Wajo Berduka, Prof. DR. Radi A. Gani Berpulang ke Rahmatullah

Wajo

Pembangunan Bendungan Jenelata Dimulai