Home / Sulsel

Jumat, 23 September 2022 - 08:59 WIB

Rapat Paripurna, Danny Paparkan Dua Ranperda

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto paparkan dua Ranperda di Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (22/09/2022).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto paparkan dua Ranperda di Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (22/09/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdan Danny Pomanto, dalam rapat paripurna, paparkan dua Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) di Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (22/09/2022).

Pemaparan Ranperda terkait Perubahan APBD 2022, dan Ranperda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, serta nota kesepahaman (MOU) antara Pemerintah Kota Makassar dengan Monash University tentang revitalisasi pemukiman informal dan lingkungan (RISE) dengan pendekatan air di Makassar.

“Sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, legislatif dan eksekutif telah melalui serangkaian pembahasan berbagai program dan usulan kegiatan yang direncanakan, mulai dari tahapan pembahasan perubahan kebijakan umum anggaran hingga disepakatinya perubahan prioritas plafon anggaran sementara Tahun 2022,” ujarnya.

Segala perubahan APBD sebagai upaya penghematan dengan mempertajam skala prioritas yang searah dengan seluruh dokumen perencanaan, sehingga dilakukan optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Selain memaparkan Ranperda Terkait Perubahan APBD 2022, Danny Pomanto juga memaparkan Ranperda terkait Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Ranperda ini penting untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan, akibat banyaknya alih fungsi lahan pertanian dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Kota Makassar, dalam kurung waktu 10 tahun terakhir telah terjadi penyusutan lahan sawah setidaknya 600 hektar, dan tersisa saat ini adalah 2.035 hektar.

“Dapat diproyeksi, 30 tahun mendatang, sawah di Makassar akan tinggal sejarah, untuk itu dibutuhkan komitmen yang kuat serta upaya strategis dalam pengendalian alih fungsi lahan pertanian dan perlindungan terhadap lahan pertanian produktif,” tuturnya.

Kehadiran Ranperda ini guna mempercepat pengendalian alih fungsi lahan dan melindungi lahan pertanian.(Natsir)

Editor: Sudirman

Baca juga:  Sampai Minggu Pertama November, Sektor Pariwisata Sinjai Capai 91,73 Persen

Share :

Baca Juga

Sulsel

Adnan Purichta Lepas 1200 Pelari Di Acara Event Gowa Run 10K 2022

Sulsel

UMKM di Longwis Diminta Bersiap Jamu Tamu Makassar F8

Sulsel

Diskominfotik dan Persandian Bantaeng Belajar di Sinjai

Sulsel

Ikuti Rapat Koordinasi TPID, Ini Penjelasan Kadis Perdagangan Kota Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Gelar Gala Dinner Sambut Peserta Makassar Bike Week 2022 IMBI

Sulsel

Contoh Taat Pajak, Andi Seto Asapa Bayar PBB Via QRIS

Sulsel

Suardi Saleh Kunjungi Perkemahan Tanete Rilau

Sulsel

Pimpin Apel Pagi, Danny Instruksikan SKPD Fokus Penanganan Kesehatan Hingga Peningkatan PAD