Home / Pendidikan / Wajo

Senin, 1 Agustus 2022 - 11:13 WIB

Lepas Peserta Jamnas Wajo ke Cibubur, Amran Mahmud: Gerakan Kepramukaan Itu Asyik, Keren dan Gembira

Bupati Wajo yang juga Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Wajo H. Amran Mahmud menyerahkan tongkat Pramuka kepada peserta yang akan berangkat Jamnas ke Cibubur Jakarta.

Bupati Wajo yang juga Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Wajo H. Amran Mahmud menyerahkan tongkat Pramuka kepada peserta yang akan berangkat Jamnas ke Cibubur Jakarta.

LINTASCELEBES COM WAJO — Bupati Wajo yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Wajo H. Amran Mahmud mengungkapkan kalau gerakan kepramukaan itu asyik, keren, dan gembira. Gerakan kepanduan pramuka selalu berkaitan dengan anak muda. Karenanya dan mengingat gerakan pramuka masih dan tetap relevan dengan kemajuan dan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan H. Amran Mahmud saat melepas secara peserta Jambore Nasional XI Tahun 2022 Kabupaten Wajo ke Cibubur Jakarta, Senin, 1 Agustus 2022 di Ruang Pola Kantor Bupati.

Amran Mahmud menjelaskan, tujuan dikirimnya peserta pada Jambore Nasional Gerakan Pramuka tahun 2022 ini untuk membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian keterampilan, persatuan dan kesatuan pramuka penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan kode kehormatan pramuka yaitu Trisatya dan Dasadarma.

Menurutnya, perhelatan Jambore Nasional yang dilaksanakan lima tahun sekali, merupakan pertemuan pramuka penggalang se-indonesia dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas), dengan peserta dari perwakilan seluruh Kabupaten / kota seluruh Indonesia dan juga peserta kepanduan dari beberapa Negara.

Dikatakan, Gerakan Pramuka Wajo dapat mewujudkan empat tujuan revitalisasi gerakan pramuka, yaitu; Pertama, gerakan pramuka harus semakin dapat diterima dan diminati oleh kaum muda sebagai pilihan dalam proses belajar berorganisasi. Kedua, gerakan pramuka harus semakin dipercaya sebagai wahana membentuk watak dan mengembangkan kepribadian kaum muda; ketiga, gerakan pramuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan harus dapat melaksanakan kegiatannya secara cerdas dan gemilang, dapat membantu menangkal serta menyelesaikan berbagai masalah kaum muda; dan, keempat, gerakan pramuka harus dapat diterima sebagai institusi yang menyelenggarakan pendidikan bela negara.

Orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng ini mengharapkan kepada para pembina agar selama mengikuti Jambore Nasional hendaknya dapat menghayati dan dijadikan tonggak baru dalam memberikan bekal nilai-nilai kepribadian, watak, moral serta displin kepada pramuka penggalang, dengan berdasarkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan, secara aktif dan berkesinambungan.

Para peserta kabupaten Wajo yang akanengikuti jambore nasional di Cibubur Jakarta.

Amran Mahmud mengatakan, selain membawa nama baik pribadi dan keluarga, di pundak adik-adik tersemat nama Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo, juga Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan.

“Tunjukan bahwa kalian bisa dan mampu memberikan yang terbaik bagi negeri ini. Juga kepada Kakak-kakak Bina Damping serta Peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) yang berpangkalan di SLB Negeri 1 Wajo dan Yayasan Pendidikan Mirah Edukasi Wajo, yang telah terpilih dan masuk sebagai Kontingen Kwarda Sulawesi Selatan, agar tetap menjaga nama baik Kabupaten yang kita sama-sama cintai ini,” harapnya.

Amran mengajak para peserta untuk menjadikan Jambore Nasional ini sebagai momentum pancakarsa utama. Lebih menarik, menantang, bermanfaat dan meningkatkan nilai kepribadian. Jadikan momentum Jambore Nasional untuk pembuktian jatidiri dan jiwa korsa satu kontingen. Apalagi kegiatan jambore ini merupakan laboratorium leadership bagi seluruh pramuka se-tanah air.

Sementara Panitia Pelaksana Agusti mengatakan, jambore tahun 2022 ini adalah sarana pendidikan dan pertemuan besar bagi Pramuka penggalang yang bertujuan membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan serta meningkatkan sikap kebangsaan yang ber bhineka sebagai manusia berimtaq, ber Iptek dan berjiwa Pancasila.

Tema dari kegiatan ini, kata Agusti, melalui kegiatan Jamnas XI, kita wujudkan Pramuka yang “ceria berdedikasi dan berprestasi”.

Dia mengatakan, kwartir cabang gerakan Pramuka melaksanakan jambore secara berjenjang mulai dari jambore ranting yang dilaksanakan mulai Januari sampai dengan 20 Maret 2022 di 14 Kecamatan. Sementara jJambore Cabang dilaksanakan pada 21 sampai dengan 26 Maret 2022 di Kawasan Adat Atakkae.

Sekadar diketahui, kegiatan Jambore Nasional akan dimulai pada Tanggal 14 s.d 21 Agustus 2022 mendatang. Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo yang berjumlah 32 Orang Peserta ditambah 4 Orang Bina Damping serta 2 Orang Peserta Berkebutuhan Khusus (PBK) beserta 2 Orang Bina dampingnya.

Agusti mengharapkan peserta Jamnas dapat memperkenalkan kabupaten Wajo kepada saudara-saudara di Nusantara. Melalui penampilan sikap, karakter, adat istiadat, budaya Kabupaten Wajo, maupun potensi yang ada di daerah.(zah)

Editor: Syafruddin M

Share :

Baca Juga

DPRD

Operasi Lilin 2019, Polres Wajo Terjunkan 50 Personil

Wajo

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1440 H Senin 6 Mei 2019

Advertorial

Komisi II DPRD Wajo Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Rest Area di Buriko

Wajo

Pemprov Kucurkan Bantuan Rp100 M Lebih Selama Dua Tahun, KNPI Wajo Apresiasi Sinergitas Gubernur dan Bupati

Wajo

Relawan Mileanies24 Wajo Bakal Deklarasikan Dukungan ke Anis Baswedan

Daerah

Wajo Raih Penghargaan Nasional Kabupaten Peduli HAM

Wajo

Lepas 100 Personil untuk Pengamanan Pilkada Lutim, Kapolres Wajo: Jadilah Teladan dalam Penerapan Protkes

Keamanan

Wujudkan Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Wajo Rangkul Polsek Jajaran