Home / Pendidikan

Kamis, 16 Juni 2022 - 20:04 WIB

Membanggakan! Siswa SMPN 1 Maniangpajo Lulus 100 Persen, Oktaviana Arif Meraih Peringkat Satu

LINTASCELEBES.COM WAJO — 121 Siswa kelas IX SMP Negeri 1 Maniangpajo Tahun ajaran 2021/2022 dinyatakan lulus seratus persen. Pengumuman kelulusan siswa tingkat sekolah menengah pertama ini diumumkan pada acara Ramah Tamah keluarga besar SMPN 1 Maniangpajo yang dilaksanakan, Kamis (16/6/2022) di halaman sekolah.

Adapun yang meraih Peringkat Pertama yakni Oktaviana Arif dengan nilai 945,28 siswa kelas IX A disusul peringkat kedua, Yeyen Archeli dengan nilai 937,84 siswa kelas IX C dan peringkat ketiga, Ayu Andini Safitri dengan nilai 934,04 siswa kelas IX c.

Namun hal yang banyak mengundang pertanyaan dari sejumlah orang tua siswa yang hadir, bahwa dari sepuluh siswa yang diumumkan sebagai peraih peringkat pertama sampai sepuluh atau masuk sepuluh besar tingkat kelulusan ujian, adalah semuanya perempuan.

Menurut Ketua Komite SMPN 1 Maniangpajo Drs. Andi Darwin, ramah tamah keluarga besar SMPN 1 Maniangpajo terlaksana karena adanya desakan dari orang tua siswa agar tahun ini dilaksanakan ramah tamah atau pisah tamat setelah dua tahun tidak terlaksana karena adanya covid 19.

“Karena desakan dari orang tua siswa, maka pihak Komite SMPN 1 Manaingpajo bersama orang tua siswa kelas IX membentuk panitia pelaksana ramah tamah. Hal itu kita lakukan mengingat saat ini virus covid sudah melandai”, ungkap Andi Darwin.

Camat Maniangpajo yang diwakili Sekcam, Indirwan, S.Sos. berharap agar para Pembina SMPN 1 Maniangpajo dan orang tua siswa, mendorong siswa yang baru lulus agar melanjutkan pendidikannya. Apalagi di Kecamatan Maniangpajo ini ada SMAN yang sangat berprestasi.

“Disamping itu, saya juga meminta kepada orang tua siswa untuk selalu memperhatikan UUD Nomor 16 Tahun 2019 yang mana disitu dijelaskan bahwa usia perkawianan minimal 19 tahun. Maksud saya jangan menikahkan anak sebelum berusia 19 tahun”, kata Indirwan.

Baca juga:  Suardi Saleh Buka Raker IKA PPSP IKIP Ujung Pandang di Pulau Dutungan

Kepala dinas Pendidikan Kabupaten wajo yang diwakili oleh Pengawas Manejerial SMP Se-Kabupaten Wajo, Abidin Raukas, S.Pd., M.Si. mengtakan sekolah yang maju adalah sekolah yang memiliki jaminan mutu. Olehnya itu kedepan kita harapkan semua sekolah memiliki ciri has dan jaminan mutu.

“Ada tiga hal yang sangat berpengaruh sehinggah sekolah itu maju. Pertama memiliki pemimpin atau kepala sekolah yang kuat karena tujuh puluh persen kemajuan sekolah ditentukan oleh pemimpin yang kuat”, tegas Abidin.

Kedua, lanjut Abidin, didalam sekolah tersebut terjadi proses belajar yang bermutu karena proses pembelajaran adalah jantung sekolah. Dan yang ketiga adanya sentuhan dari masyarakat termasuk Komite sekolah.(Syaf)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mahasiswa Pasca Sarjana Unhas Ini Apresiasi Langkah Konkrit Disdik Sulsel

Pendidikan

Hari Anti Korupsi dan HAM Sedunia, PMII Komisariat Tallasalapang Unismuh Makassar: Tolak Berita Hoaks

Pendidikan

Hadiri Wisuda IV Universitas Puangrimaggalatung, AYP Harapkan Uniprima Menjadi Kampus Entrepreneur

Pendidikan

HMI MPO Cabang Wajo Maju Sukses Gelar Basic Training Angkatan 2

Pendidikan

Pertahankan Tutupan Lahan, UPT SMKN 8 Jeneponto Gelar Aksi Tanam Pohon

Pendidikan

Disdik Sulsel: Provider Jamin Server PPDB Online Tidak Akan Down

Daerah

Dinsos Makassar dan Balai Diklat Kemensos Tandatangani MOU

Pendidikan

Bunda PAUD Barru Hasnah Syam Buka Pelatihan Finger Painting Bagi Guru TK