Home / Kesehatan

Minggu, 9 Januari 2022 - 09:21 WIB

Beragam Pilihan Teh Herbal untuk Mengatasi Sembelit

Beragam Pilihan Teh Herbal untuk Mengatasi Sembelit.--Klikdokter--

Beragam Pilihan Teh Herbal untuk Mengatasi Sembelit.--Klikdokter--

LINTASCELEBES.COM KESEHATAN — Sembelit ternyata bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya minum teh herbal. Apa saja teh untuk memperlancar buang air besar? Cari di sini.

Konstipasi atau sembelit umumnya bisa diatasi menggunakan obat pencahar. Namun, mengonsumsi teh herbal ternyata juga dapat membantu mengatasi sembelit. Minuman alami ini memiliki berbagai kandungan yang bisa melancarkan buang air besar.

Pada dasarnya, minum cairan hangat merupakan salah satu cara yang baik untuk menambah lebih banyak air di dalam tubuh dan membuatnya tetap terhidrasi. Hal ini bisa membantu meredakan sembelit.

Bila tubuh tidak kekurangan cairan, tinja bisa lebih lembut dan keluar dengan lancar. Kurang minum merupakan contoh penyebab susah buang air besar yang umum.

Berikut ini beberapa jenis teh untuk memperlancar buang air besar yang bisa Anda coba:

1. Teh Senna

Teh senna dibuat dari daun kering tanaman Senna alexandrina. Bahan ini cukup dikenal sebagai pencahar.

Melansir Healthline, teh senna mengandung senyawa aktif utama yaitu senna glikosida atau sennosides. Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan senyawa sennosides memiliki efek samping mirip pencahar (laxative).

“Daun senna dapat menstimulasi kontraksi pada otot-otot di usus besar yang biasanya dialami oleh penderita sembelit, sehingga memicu terjadinya keinginan buang air besar,” jelas dr. Iqbal.

Senyawa sennosides sulit diserap di saluran pencernaan. Tetapi, akan lebih mudah dipecah oleh bakteri di usus.

Pecahnya sennoside akan mengiritasi secara lembut sel-sel di usus besar. Hal ini memberikan efek yang merangsang pergerakan usus sehingga menghasilkan efek pencahar.

2. Teh Peppermint

Teh peppermint merupakan obat herbal yang populer untuk meredakan masalah pencernaan.

Efek menenangkan dari mint atau mentol di dalam peppermint dapat membantu meredakan sakit perut, dengan melancarkan perjalanan tinja melalui usus.

Baca juga:  Rapat Bamus DPRD Barru Bahas KUA-PPAS

Minum secangkir teh peppermint setelah makan dapat membantu Anda yang mengalami sakit perut dan sembelit.

Artikel lainnya: Susah BAB? Lancarkan dengan Konsumsi Chia Seed

3. Teh Hitam dan Teh Hijau

Teh hijau termasuk juga memiliki efek positif pada kesehatan pencernaan. Minuman ini juga kerap digunakan untuk membantu mengobati mual, diare, dan sembelit.

Sementara, teh hitam (disajikan panas atau dingin) memiliki efek pencahar yang cukup ringan, sehingga bisa membantu mencegah konstipasi. Anda bisa mengonsumsinya setiap hari tanpa risiko kesehatan jangka panjang.

Lalu, menambahkan beberapa sendok teh madu juga dapat meningkatkan sifat laksatif teh tersebut.

4. Teh Dandelion

Teh dandelion termasuk salah satu teh untuk melancarkan BAB. Teh ini dapat membantu mengatasi gejala pencernaan ringan, seperti kembung atau sembelit yang terjadi sesekali.

Dandelion bisa menstimulasi hati untuk menghasilkan empedu. Alhasil, hal ini nantinya bisa membantu menangani susah BAB.

Teh dandelion juga bersifat diuretik, yang membuat kadar air lebih banyak di sistem pencernaan dan tinja. Efeknya, sembelit ringan bisa mereda.

Untuk memudahkan proses pencernaan, cobalah minum satu cangkir teh dandelion seusai makan.

5. Teh Chamomile

Menurut University of Illinois-Chicago, teh kamomil bisa digunakan sebagai obat untuk kram perut, kembung, gangguan pencernaan, diare, dan sebagainya.

Namun, menurut US National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), efek kesehatan chamomile belum dipelajari lebih lanjut pada manusia, termasuk dalam hal sembelit.

Memang ada beberapa penelitian yang menunjukkan kombinasi herbal termasuk kamomil dapat membantu mengatasi masalah perut. Akan tetapi, kamomil saja belum terbukti membantu menangani kondisi ini.

Beberapa teh herbal di atas hanya membantu mengatasi susah BAB atau sembelit dalam jangka pendek. Konsumsi dalam jangka panjang mungkin memiliki risiko tertentu.

Baca juga:  Bupati Mamuju Launching Kartu Identitas Anak

Selain itu, penting untuk mengetahui potensi efek samping jangka panjang dari setiap produk herbal yang dikonsumsi.

Menurut US National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, konsumsi teh senna jangka panjang dapat berdampak pada kerusakan hati.

Teh herbal juga bisa menimbulkan reaksi dengan obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Bila tengah rutin minum obat tertentu, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi teh herbal pencahar.

Konsultasikan pula jika Anda mengalami konstipasi yang berhubungan dengan kondisi kronis. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat pencahar tertentu yang dapat dikonsumsi teratur sesuai dosis.

Usahakan tidak mengonsumsi obat pencahar jenis apa pun terlalu sering. Hal itu bisa berdampak pada usus besar.

Bila ingin bertanya lebih lanjut seputar cara mengatasi kondisi susah BAB, konsultasi lebih cepat lewat Live Chat di aplikasi KlikDokter.(Sumber: Klikdokter)

Share :

Baca Juga

DPRD

Kado Program Kerja 100 Hari Duo Amran, Wajo Raih WTP

Kesehatan

Polres Wajo Gelar Dzikir, Doa Bersama dan Santuni 100 Anak Yatim Piatu

Kesehatan

Pengukuhan DPC IPeKB Wajo, Wabup Harap Penyuluh Tingkatkan Kualitas Program KB

Daerah

Hadiri Pelantikan IDI, Sekda Mamuju Harapkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Meningkat

Daerah

Ketiga Kalinya, Wajo Kembali Raih Penghargaan Tertinggi KKS Swasti Saba Wistara

Kesehatan

Tidur Siang Minimal Sekali dalam Seminggu Bisa Turunkan Risiko Stroke

Kesehatan

Minum Air Hangat Pagi Hari, Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan

Kesehatan

6 Manfaat Luar Biasa Olahraga Lari Bagi Kesehatan Tubuh