Home / Sulsel

Rabu, 24 November 2021 - 14:11 WIB

Terbaik dalam Penyusunan Roadmap Digitalisasi Daerah, Bupati Sinjai Terima Penghargaan dari Bank Indonesia

Bupati ASA menghadiri pertemuan tahunan BI yang dirangkaikan dengan penganugerahan penghargaan di Ballroom Phinisi 2 Hotel Claro, Kota Makassar, Rabu (24/11/2021).

Bupati ASA menghadiri pertemuan tahunan BI yang dirangkaikan dengan penganugerahan penghargaan di Ballroom Phinisi 2 Hotel Claro, Kota Makassar, Rabu (24/11/2021).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Upaya percepatan dan perluasan digitalisasi daerah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, di bawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mendapat apresiasi dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Apresiasi berupa penghargaan sebagai pemerintah Kabupaten/Kota terbaik kedua kategori penyusunan roadmap digitalisasi daerah tersebut diberikan BI karena dianggap cukup berhasil.

Untuk terbaik pertama diberikan kepada Kabupaten Enrekang, sedangkan terbaik ketiga diberikan kepada Kabupaten Luwu Utara.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati ASA dari Causa Iman Karana Kepala BI Perwakilan BI Sulsel dalam pertemuan tahunan BI yang dirangkaikan dengan penganugerahan penghargaan di Ballroom Phinisi 2 Hotel Claro, Kota Makassar, Rabu (24/11/2021)

Turut hadir mendampingi Bupati ASA, Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai, Haerani Dahlan, Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Darmawan serta Kabag Ekonomi Setdakab Sinjai, Andi Mandasini Saleh.

“Alhamdulillah, percepatan digitalisasi yang kita lakukan diakui dan diapresiasi oleh BI. Kita berterima kasih sekaligus bangga dengan penghargaan ini,” ucap Bupati ASA yang juga Ketua TP2DD Sinjai usai menerima penghargaan tersebut.

Tidak ingin cepat puas dengan raihan penghargaan ini, namun akan dijadikan  semangat untuk terus melanjutkan digitalisasi sehingga dapat memenuhi keinginan pemerintah pusat terkait perluasan digitalisasi atau transaksi non tunai di Kabupaten Sinjai.

Tujuannya, agar pengelolaan keuangan transparan, efisien dan akuntabel, serta dapat mencegah terjadinya kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

“Ini akan menjadi pemicu semangat dan motivasi kami untuk menjalankan roadmap yang telah disusun agar keinginan pak Joko Widodo terkait digitalisasi lebih efisien, akuntabel dan transparan ,” tambah Alumni Monash University Australia itu.

Penyerahan penghargaan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari, Kepala Kantor OJK Sulsel, Kepala Bea Cukai Makassar serta Bupati/walikota se-Sulsel.

Baca juga:  Cegah Penyebaran Covid 19, Samsat Wajo Sosialisasi Prokes 3M di Ruang Pelayanan

Selain kategori penyusunan roadmap digitalisasi, BI juga menganugerahi penghargaan kepada sejumlah daerah di Sulsel baik kategori South Sulawesi Investment Challenge 2021, Pemda dengan nilai indeks elektronifikasi transaksi Pemerintah daerah, kategori porsi nominal pendapatan melalui QRIS terbaik, serta QRIS Champions of the year. (tw-wan)

Editor: Muh. Supriyadi

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tunggu Distribusi Vaksin, Jubir Covid 19: Bupati Amran Siap Jadi Vaksinasi Pertama di Wajo

Sulsel

Hadiri Pelantikan IMM Wajo, Bupati Minta Berperan Serta Wujudkan Program 10.000 Enterpreneur

Sulsel

Pimpinan Hingga Staf UMSi Jalani Vaksinasi Covid-19

Sulsel

Peringatan HUT Sulsel Ke 352, Ini Harapan Bupati ASA

Sulsel

Selain BPJS Gratis, Pemkab Wajo Juga Kucurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro

Sulsel

Kadis Kesehatan Sinjai: Presentase Kasus Sembuh Covid-19 Capai 93,9 Persen

Sulsel

Antisipasi Corona, Wajo Perketat Mobilitas Perbatasan

Sulsel

Kader BKKBN Dapat Reward dan Apresiasi Bupati Pangkep