Home / Advertorial / Wajo

Selasa, 29 Juni 2021 - 17:41 WIB

Tinjau Langsung Lokasi Banjir, Bupati Wajo Siapkan Solusi dan Perbaikan Drainase

LINTASCELEBES.COM WAJO — Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengakibatkan banjir dan genangan air di beberapa titik. Salah satunya di Jalan R.W. Mongisidi, Kelurahan Maddukkelleng, Kecamatan Tempe, yang ditinjau langsung Bupati Wajo, Senin (29/6/2021).

Di tengah padatnya agenda yang sudah terjadwal, Amran Mahmud yang masih mengenakan pakaian dinas harian (PDH) lengkap, melihat langsung kondisi kondisi banjir. Tanpa alas kaki dan pengawalan khusus layaknya kepala daerah jika turun ke lapangan, dia berkeliling melihat kondisi drainase sekaligus berinteraksi dengan warga.

Dari laporan yang masuk, banjir diakibatkan oleh luapan air dari saluran drainase. Genangan hanya berlangsung sekitar satu jam, tetapi sebagian rumah warga terdampak genangan air.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan warga, Amran Mahmud mendapat informasi bahwa sumber air yang besar berasal dari Jalan Kartika Candra Kirana dan Jalan Sultan Hasanuddin. Selain itu, saluran drainase juga perlu penanganan ditambah banyaknya sampah yang membuat saluran air menyempit bahkan tersumbat.

“Saya baru saja pulang dari melayat salah seorang warga kita di Kelurahan Atakkae, kemudian saya mendapat informasi bahwa terjadi banjir, saya langsung ke sini,” ucap Amran Mahmud yang memang selalu gerak cepat saat ada kendala atau musibah yang menimpa warganya.

Dirinya pun sudah memberikan mandat kepada perangkat daerah terkait untuk segera melakukan penanganan. “Saya sudah perintahkan Kepala Dinas PUPR untuk mencarikan solusi dan menangani saluran drainase. Sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menangani masalah sampah dan pembersihan saluran air,” beber Amran Mahmud.

Dia juga berjanji segera mengambil langkah antisipatif agar banjir bisa diminimalisir. “Kami akan melakukan upaya terbaik agar air tidak meluap dan menyebabkan banjir pada saat terjadi hujan deras,” ucap Amran Mahmud kepada masyarakat yang ada di lokasi.

Baca juga:  Wakil Bupati dan Ketua DPRD Wajo Tidak Disuntik Vaksin Covid 19, Ini Alasannya

Sesaat setelah Amran meninjau lokasi, tim dari OPD terkait langsung bergerak membersihkan drainase yang sempat tersumbat. Seperti mengangkat tumpukan sampah.

Dari Kelurahan Maddukkelleng, Amran Mahmud akan bertolak ke Desa Inalipue, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, yang pada akhir pekan lalu dilanda banjir bandang. Selain meninjau, juga akan ada penyerahan bantuan kepada warga terdampak.

Data terakhir tercatat ada empat desa yang terdampak, yaitu Desa Inalipue 85 KK dengan 5 KK tingkat kerusakan rumah berat, 2 KK kerusakan sedang, 78 KK terdampak. Lalu, Desa Mannagae 115 KK, Desa Tonralipue 17 KK, dan Desa Lowa 259 KK masing-masing hanya terdampak.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo pun bakal mengalokasikan dana untuk bantuan kepada seluruh yang terdampak. “Untuk yang tingkat kerusakan berat akan diserahkan uang tunai Rp 2.500.000, ditambah paket sembako. Kerusakan sedang uang tunai Rp1.500.000 dan sembako, serta yang terdampak akan diserahkan paket sembako,” beber Amran Mahmud. (wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Word cleanup Day, Amran Mahmud: Komitmen Kita Bersama, Menjaga Lingkungan Tetap Bersih

Advertorial

Bakal Diresmikan Jokowi, Bendungan Paselloreng Wajo Termasuk Terbesar di Sulawesi

Advertorial

Irup Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam, Ini Harapan Bupati Wajo

Advertorial

Hadiri Rakernas Apkasi, Wabup Wajo: Kami Mendukung Program Apkasi untuk Kemajuan Daerah

Advertorial

Jadi Irup Hardiknas, Bupati Wajo: Perspektif Kemendikbud, Pembangunan SDM Tekankan Dua Penguatan

Advertorial

Dilantik Pada 2 September 2019, Anggota DPRD Wajo Terpilih Gelar Gladi Pelantikan

Advertorial

Kadis Perindakop Buka Bimtek dan Uji Kompetensi Skema Kepala Cabang/Manajer Koperasi Jasa Keuangan

Advertorial

Bupati Optimis Kembalikan Kejayaan Sutera Wajo