Home / Wajo

Jumat, 21 Agustus 2020 - 13:51 WIB

Kasus Positif Corona Bertambah Signifikan di Wajo, 13 Dokter dan 5 Perawat Terpapar

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Wajo Supardi

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Wajo Supardi

LINTASCELEBES.COM — Kasus positif Covid- 19 kembali bertambah di Kabupaten Wajo, 13 dokter dan 5 perawat, positif terpapar Virus Corona setelah menjalani tes Swab.

Menurut juru bicara Satgas Covid- 19 Kabupaten Wajo, Supardi SE melalui rilisnya, setelah hasil Swab ke 13 dokter dan 5 Perawat dinyatakan terkonfirmasi positif, pemerintah Kabupaten Wajo akan melakukan penutupan layanan secara total di RSUD Lamaddukelleng selama satu minggu ke depan sambil melakukan disinfeksi terhadap seluruh ruangan dan peralatan kesehatan.

Dikatakan, penyebaran virus Corona di Kabupaten Wajo mengalami peningkatan yang signifikan. Hingga 21 Agustus 2020, terjadi penambahan kasus konfirmasi sebanyak 18 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi tersebut tersebar di 7 kecamatan. 11 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Tempe, 1 orang dari Kecamatan Pitumpanua, 2 orang dari Kecamatan Pammana, 1 orang dari Kecamatan Penrang, 1 orang dari Kecamatan Tanasitolo, 1 orang dari Kecamatan Maniangpajo dan 1 orang dari Kecamatan Belawa,” jelasnya.

Peningkatan jumlah kasus konfirmasi hari ini, lanjut Kabid Humas Dinas Kominfo, merupakan hasil tracking dari kasus konfirmasi sebelumnya. Penambahan kasus juga terjadi di kalangan para tenaga medis, maupun kalangan masyarakat yang memerlukan surat keterangan sehat, namun setelah menjalani rapid test dan PCR-SWAB, dinyatakan positif menderita Covid-19.

Total jumlah kasus konfirmasi di Kabupaten Wajo hingga hari ini sebanyak 59 kasus, 30 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau discarded, 26 orang masih menjalani isolasi, 1 orang menjalani perawatan serta 2 orang meninggal dunia.

“Kasus konfirmasi yang tidak disertai gejala akan menjalani isolasi melalui Program Wisata Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan pasien yang disertai dengan gejala akan mendapatkan perawatan lebih lanjut berupa rujukan ke rumah sakit di Makassar,” ujar Supardi.

Baca juga:  Buka Muscab Pemuda Pancasila, Sekda Wajo: Buat Kegiatan yang Mencerminkan Nilai Pancasila

Sementara untuk layanan UGD 24 jam dan rawat inap dimaksimalkan untuk semua puskemas yg ada di kecamatan tempe, sementara untuk rujukan dialihkan ke RSUD Siwa, dan Rumah Sakit kabupaten tetangga yakni Rumah Sakit di Sidrap, Bone dan Soppeng

Selain itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo akan melakukan tracing dan tracking untuk mendata dan memastikan seluruh kontak erat dapat menjalani pemeriksaan. Agar proses tracing dan tracking berjalan lancar, Satgas Penanganan Covid-19 meminta kerjasama semua pihak yang telah melakukan kontak erat dengan pasien konfirmasi untuk segera melaporkan diri untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lajut.

“Kami terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di masa new normal ini. Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan segala aktivitasnya, baik aktivitas ekonomi, sosial maupun keagamaan. Jangan lupa 4M: memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan,” harapnya. (Rls)

Editor :  Kurniawan

Share :

Baca Juga

Wajo

Hadiri Rakorsus 2022, Kepala Dinas Perdagangan Makassar Paparkan 5 Top Inovasi

Wajo

Pemerintah Kelurahan Siwa Gelar Pemilihan Ketua RW Mattugengkeng

Advertorial

Kembalikan Kejayaan Sutera, Pemprov Akan Backup Pemkab Wajo

Wajo

183 Pendaftar PPPK Tenaga Teknis Lulus Seleksi Administrasi, Pemkab Wajo: Masa Sanggah Sampai 18 Januari

Wajo

Kepala BNNK Bone Sebut Amran Mahmud Punya Komitmen Dalam Penanggulangan Peredaran Narkoba

Advertorial

Hari Kesatuan Gerak Ke-50, Bupati Wajo Akui Kontribusi TP PKK dalam Pembangunan Daerah

Wajo

Meski Diguyur Hujan, Tim At-Taubah Channel Peduli Tetap Salurkan Santunan ke Kaum Dhuafa di Wajo

Wajo

Kunker di SMA Negeri 7 Pinrang, Sekretaris Disdik Disambut Salawat Badar