Home / Wajo

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 08:21 WIB

Bupati Wajo Resmikan Jalan Rabat Beton Perumahan Grand Sulawesi

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo H. Amran Mahmud meresmikan pembangunan jalan di Perumahan Grand Sulawesi kualitas rabat beton di Lingkungan Cappabulu Kelurahan Wiringpalennae Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan Sabtu, 15 Agustus 2020.

Jala beton yang diresmikan orang nomor satu di Bumi lamaddukkelleng ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).

Bupati Wajo H. Amran Mahmud menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kementerian PU-PR yang telah memberikan bantuan berupa jalan rabat beton di Perumahan Grand Sulawesi.

Amran Mahmud berharap bantuan pembangunan jalan rabat beton dari Kementerian PU-PR tersebut agar dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat sekitar. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat. Sya harapkan masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat jalan ini sebaik-baiknya,” ujarnya.

Amran Mahmud meminta warga perumahan grand sulawesi untuk tetap menjaga kerukunan dan kegotong-royongan. Sebab kerukunan dan kegotong-royongan menjadi modal tumbuhnya persatuan dan kesatuan di masyarakat. Warga yang hidup rukun akan terasa damai.(Hms-Adv)

Editor: Sudirman

Baca juga:  Jumpa Pers, Kepala BPN Wajo Singgung Pembayaran Ganti Rugi Tanah dan Tanaman Bendungan Paselloreng

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pandemi Covid-19, Amran Mahmud Terus Genjot Infrastruktur Jalan Secara Bertahap

Halo Polisi

Launching Kampung Tangguh “Balla Ewako” Kabupaten Wajo di Desa Pakkanna

Wajo

Pemkab Wajo Gelar Tudang Sipulung Dalam Rangka HJW ke 622

Wajo

Majauleng, Perdana Musrenbang Tingkat Kecamatan di Wajo

Wajo

Kirim 3 Truk Kacang Hijau ke Jawa, Bupati Wajo: Semoga Ke Depannya Bisa Mengekspor

Wajo

Tak Hanya Santuni Anak Yatim, At-taubah Peduli Juga Beri Listrik Gratis

Wajo

Antusias Warga Assorajang Disuntik Vaksin Covid 19 Tinggi, Sehari Capai 525 Orang

Wajo

Majelis Taklim Ummi Sakinah Bersama At-taubah Peduli Bebaskan Tiga Warga Maniangpajo dari Kegelapan