Home / Wajo

Minggu, 16 Februari 2020 - 02:28 WIB

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dua Amran (III), Ransang Pertumbuhan Ekonomi Lewat Pembangunan Infrastruktur

LINTASCELEBES.COM WAJO — Untuk meransang pertumbuhan ekonomi masyarakat, pembanguan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintahan PAMMASE. Saat ini banyak infrastruktur jalan di kabupaten Wajo mengalami kerusakan sehingga akses ekonomi warga menjadi terhambat dikarenakan untuk menempuh satu daerah ke daerah lainnya memakan waktu yang cukup lama.

Pembangunan 1.000 kilometer jalan yang dicanangkan Pemkab Wajo diharapkan mampu mengatasi masalah infrastruktur ini sekaligus mampu meransang pertumbuhan ekonomi masyarakat diberbagai wilayah kabupaten Wajo.

“Ketika infrastruktur jalan disetiap kecamatan sudah baik, maka akses perdagangan akan semakin mudah, dengan seperti itu pertumbuhan ekonomi juga dengan sendirinya akan meningkat,” jelas H. Amran Mahmud.

Lebih lanjut dikatakannya, pencapaian pembangunan infrastruktur kita selama satu tahun pemerintahan PAMMASE mencapai total volume lebih dari 77,524 Kilometer, dengan rincian jalan beton dengan kualitas K350 sepanjang 35,173 Km, jalan beton dengan kualitas K250 sepanjang 14,940 Km, Hotmix 1 Km, pengerasan 9,765 Km, dan 16,646 Km bantuan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan dalam bentuk pekerjaan jalan.

Untuk sektor kesahatan, sejumlah upaya yang dilakukan Pemkab Wajo dalam memberikan layanan kepada masyarakat diantaranya, menyiapkan anggaran untuk jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) bagi masyarakatnyang tidak memiliki KIS/BPJS, melakukan kerjasama dengan lembaga keuangan dan Lembaga Amil zakat untuk pemberian bantuan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu, dan pengadaan Oto Dottoro yang sedang menunggu izin operasional.

Oto Dottoro memberi pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat Wajo, dan ini merupakan program kerja nyata dari 25 (dua puluh lima) Program kerja nyata Bupati dan Wakil bupati Wajo.

Sebanyak lima Oto Dottoro yang akan ditempatkan pada sejumlah Puskesmas, diantaranya Puskesmas Pitumpanua untuk melayani wilayah kerja Puskesmas Pitumpanua, Keera, Salobulo. Puskesmas Majauleng untuk wilayah Puskesmas Majauleng, Tosora, Gilireng, dan Wewangrewu. Puskesmas Pammana untuk wilayah kerja Puskesmas Pammana, Sabbangparu, Liu, Lempa dan Solo. Puskesmas Maniangpajo untuk wilayah kerja Puskesmas Maniangpajo, Belawa, dan Tanasitolo, sementara Puskesmas Takkalalla untuk wilayah kerja Puskesmas Takkalalla, Parigi, Sajoanging dan Penrang, dan satu mobil PSC melayani Puskesmas Tempe, Salewangeng dan Pattirosompe.(Advertorial)

Baca juga:  Ratusan Milenial Wajo Serbu Reses Juniwan, Aspirasi Didominasi Bantuan Usaha

Laporan: Eddy Mulyawan

Share :

Baca Juga

Wajo

Pasar Murah Pemprov Sulsel di Bone Diserbu Warga, Strategi Kendalikan Inflasi

Wajo

Hadiri Pembukaan STQH di Tator, Wabup Motivasi Kafilah Wajo Untuk Berprestasi

Wajo

12 Manfaat Mandi Pagi dengan Air Dingin untuk Kesehatan

Wajo

Apel Kesiapsigaaan, Andi Sudirman Minta Respon Cepat Penanganan Bencana

Wajo

Mantan Bupati Pinrang 2 Periode, Aslam Patonangi Jabat Plh Sekda Sulsel

Wajo

Hanya dengan Bawang, 43 Penyakit Mampu Disembuhkan

Wajo

Layanan Kedaruratan Call Center Wajo Masiga 112 Hadir di Wajo

Wajo

Rekor WTP Berurut, Selama Enam Tahun Suardi Saleh Memimpin Barru