Home / Bone / Daerah / Luwu / Makassar / Sidrap

Sabtu, 7 Desember 2019 - 18:11 WIB

Makassar Jadi Daerah dengan Pengangguran Tertinggi di Sulsel

internet

internet

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kota Makassar menjadi daerah kabupaten/kota tertinggi dalam tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sulwesi Selatan. Tingkat pengangguran terbuka di Kota Makassar mencapai 10,39%.

Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Sabtu (7/12/2019), jumlah angkatan kerja Sulsel pada Agustus 2019 sebanyak 4.030.400 orang, bertambah sebanyak 42.371 orang jika dibandingkan Agustus 2018.

Sebaliknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menurun sebesar 0,11 persen poin menjadi 62,90 persen.

Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 12.801 orang, sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang menurun sebesar 0,37 persen poin menjadi 4,97 persen pada Agustus 2019.

Jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) Provinsi Sulawesi Selatan Agustus 2019 sebanyak 6.407.285 orang. Dari jumlah tersebut, penduduk yang tergolong angkatan kerja mencapai 4.030.400 orang. Jumlah tersebut naik 42.371 orang dibanding Agustus 2018.

Angkatan kerja terdiri dari penduduk bekerja (3.830.096 orang) dan pengangguran (200.304 orang). Dibandingkan Agustus 2018, jumlah penduduk bekerja bertambah 55.172 orang, sedangkan pengangguran berkurang sebanyak 12.801 orang.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Agustus 2019 sebesar 62,90 persen. Indikator ini lebih rendah 0,11 persen poin dibanding TPAK Agustus 2018. Penurunan TPAK memberikan indikasi adanya potensi ekonomi dari sisi pasokan (supply) tenaga kerja yang menurun.

Menurut provinsi, tingkat pengangguran terbuka di Sulsel mencapai 4,97% hingga Agustus 2019. Jumlah ini turun 0,37% poin dari tahun 2018 sebesar 5,34%.

Berikut Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut kabupaten/kota di Sulsel menurut data BPS Sulsel hingga Agustus 2019;

Kota Makassar 10,39%
Kota Palopo 10,32%
Kota Parepare 6,42%
Barru 5,79%
Pangkep 5,41%
Gowa 4,87%
Sidrap 4,75%
Maros 4,71%
Luwu 4,66%
Takalar 4,13%
Luwu Timur 4,08%
Bantaeng 3,98%
Soppeng 3,53%
Bulukumba 3,31%
Wajo 3,30%
Bone 3,25%
Pinrang 3,11%
Luwu Utara 3,04%
Toraja Utara 3,00%
Tana Toraja 2,74%
Enrekang 2,40%
Sinjai 2,28%
Jeneponto 2,12%
Kepulauan Selayar 1,17%

Baca juga:  Tahun 2020 MPP di Launching, Bupati Wajo Harapkan Pelayanan Semakin Baik dan Terintegrasi

(Sumber: detik.com)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mas’ud Muhammadiyah: Mahasiswa KKN Unibos Harus Memahami Potensi Desa

Wajo

Pemerintah Siapkan Fasilitas Fiskal Dukung Vaksinasi dan Penanganan COVID-19

Makassar

Mobil Toyota Limo dan Mobil Toyota Avanza Bertabrakan di Sajaonging

Wajo

Karang Taruna Wajo Ajak Masyarakat Tanamkan Jiwa Wirausaha dalam Diri

Pendidikan

Disdikbud Wajo Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Penilik

Wajo

Dua Warga Pitumpanua Dapat Bantuan Listrik Gratis At-taubah Peduli dan Jurnalis Wajo

Wajo

Tindaklanjuti Instruksi Bupati Wajo, Dinas PUPR dan DLH Langsung Kerahkan Tim

Wajo

Soal Pj Gubernur Minta Sulsel Nomor Satu Bukan Dua, Kabid Humas: Ini Murni Budidaya Pisang Cavendish