Home / Daerah / DPRD / Wajo

Jumat, 1 November 2019 - 10:22 WIB

Bupati Wajo: Potensi Jargas di Wajo Masih Sangat Besar

LINTASCELEBES.COMI WAJO — Bupati Wajo H. Amran Mahmud mengungkapkan, bahwa potensi jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Wajo yang dapat disalurkan bagi rumah tangga masih sangat besar.

“Berdasarkan data yang ada, PT. Energy Equity EPIC selaku sumber gas di Kabupaten Wajo memiliki kapasitas sebesar 60 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) yang diperuntukkan bagi beberapa pihak selaku pembeli gas,” ungkap Amran Mahmud Hal itu disampaikan Bupati Wajo pada pengaliran gas pertama jaringan gas bumi rumah tangga di halaman Masjid Takmirul Mukhlisin Muhammadiyah Lapesongko utara Kamis, 31 Oktober 2019.

Salah satu diantaranya, lanjut Amran adalah PT. Pertamina (City Gas) dengan kapasitas sebesar 0,2 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD), atau 1% dari kapasitas keseluruhan gas yang dihasilkan
.
Orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng mengatakan, kapasitas yang terealisasi baru mencapai 0,3 Million Standard Cubic Feet per Day, yang mengaliri 3.865 sambungan rumah tangga di Kabupaten Wajo.

“Kita semua tentunya berharap, program ini dapat terus berkelanjutan, sehingga mampu mengakomodir kebutuhan gas seluruh rumah tangga yang ada di Kabupaten Wajo,” harapnya.

Amran Mahmud bpada kesempatan itu juga menjelaskan, BPH Migas telah menetapkan harga jual gas pada jaringan gas untuk rumah tangga. Berdasarkan keputusan tersebut, terjadi penurunan harga jual gas untuk rumah tangga kategori konsumen RT-1, yang meliputi rumah susun, rumah sederhana, rumah sangat sederhana dan sejenisnya.

“Untuk Kabupaten Wajo, terjadi penurunan harga dari Rp. 5.174 per meter kubik menjadi Rp. 4.290 per meter kubik. Harga ini tentu masih jauh lebih murah, daripada harga pasar Gas LPG 3 kilogram, yang berkisar kurang lebih Rp. 6.260 per meter kubik. Kebijakan harga jual gas ini, tentu menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil, agar tetap mendapatkan layanan jaringan gas yang andal dan aman,” jelasnya.

Baca juga:  Bupati Wajo Ajak Masyarakat Berzakat untuk Bersihkan Penghasilan

Dengan hadirnya pembangunan jaringan gas rumah tangga di Wajo, lanjut dia, masyarakat secara perlahan, akan menghemat pengeluaran bahan bakar, mendukung program ramah lingkungan, dan turut berperan dalam mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG pada sektor rumah tangga.

 

Terkait dengan daerah yang terdampak banjir, Buoati Wajo mengharapka dukungan dari para pihak, berupa inovasi pemasangan instalasi jaringan gas, bagi wilayah-wilayah di Kota Sengkang, yang beresiko terdampak banjir akibat luapan Danau Tempe, antara lain wilayah Kelurahan Salomenraleng, Laelo dan Wiringpalennae.

“Ketiga wilayah ini, kerap terendam banjir saat Danau Tempe tidak lagi mampu menampung aliran air yang masuk dari sungai-sungai disekitarnya. Dengan adanya inovasi seperti ini, tentu akan berkontribusi besar, dalam mewujudkan Kota Sengkang sebagai city gas di Indonesia,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Wajo H. Amran,SE, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Wajo Ir. Sudirman Meru, Direktur Utama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk, President Director PT. Pertamina Gas, Direktur Utama PT. Pertagas Niaga, Direktur Utama PT. Wahana Krida Konsulindo, Direktur PT. Sucofindo Episi, Presiden Direktur PT. Energy Equity Epic Sengkang, para unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, dan para Kepala OPD lingkup Pemkab Wajo”.
(Hms-Adv)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Suardi Saleh Terima Kunjungan Komisioner KPU

Wajo

Lantik 7 Kepala KUA, H. Anwar: Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Wajo

Suardi Saleh Lepas Calon Paskibraka Sulsel

Advertorial

Wajo Terbaik II Pameran Pekan Inovasi Daerah Tingkat Sulsel

Daerah

Daftar Lengkap Kenaikan UMP 2020 di 34 Provinsi

Advertorial

Reses di Kecamatan Belawa, H. Suriadi Bohari Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dengan Baik

Advertorial

Pemkab Wajo Mulai Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

DPRD

Gelorakan Penghijauan, Kapolri Tanam Pohon di Sulbar