Home / Advertorial / DPRD / Pendidikan

Senin, 24 Juni 2019 - 09:45 WIB

Wakil Ketua DPRD Wajo RR Harap Pemkab Perhatikan Kondisi SPAM IKK di Sabbangparu

LINTASCELEBES.COM WAJO — Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Wajo perlahan mulai surut. Meski demikian, dampak dari banjir yang terjadi beberapa hari tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur, seperti jalanan dan jembatan.

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah rumah warga dan sarana pendidikan. Fasilitas milik pemerintah pun tak luput dari dampak banjir yang terjadi.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Sabbangparu, dimana Intake Sistem Pengembangan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) yang dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya posisinya yang berada di tepi Sungai Walennae, dikhawatirkan akan jatuh ke sungai karena tanah di sekitarnya terkikis akibat banjir.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Rahman Rahim saat meninjau lokasi sarana milik PDAM itu, Minggu 23 Juni 2019 kemarin.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Melihat posisinya yang berada di tepi Sungai Walennae, dikhawatirkan akan jatuh ke sungai karena tanah di sekitarnya terkikis akibat banjir,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Wajo ini.

Rahman Rahim berharap Pemkab Wajo untuk memperhatikan kondisi fasilitas yang manfaatnya dinikmati ratusan KK di Sabbangparu tersebut.

Wakil Ketua DPRD Wajo, Rahman Rahim (RR) saat meninjau Intake SPAM-IKK di Kelurahan Sompe Kecamatan, Sabbangparu yang tergenang banjir beberapa waktu lalu.

“Perlu diselamatkan secepatnya sebelum jatuh ke sungai, ratusan KK pelanggan sampai di Ulugalung Kecamatan Pammana terancam tidak menikmati air bersih bila SPAM IKK tersebut jatuh ke sungai,” tegas Rahman Rahim.

Sementara Direktur PDAM Wajo, Fakhrudin mengungkapkan, telah dua kali melakukan persuratan ke Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Pertama di tahun 2014 di masa pemerintahan Andi Burhanuddin Unru dan terakhir pada 25 Maret 2019.

“Kami sudah dua kali melakukan persuratan, perihal permintaan pemeliharaan tebing sungai ke Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Terbaru 25 Maret 2019, tapi belum ada tindak lanjut dari mereka,” ungkap Fakhrudin.(Advertorial)

Baca juga:  Masyarakat Tak Terbiasa dengan Online, PPDB di SDN 135 Akkajeng Dilakukan Secara Luring

Share :

Baca Juga

Advertorial

Resmi Dilepas Amran Mahmud, 187 CJH Wajo Tergabung di Kloter Embarkasi Makassar Lima

Pendidikan

Sampaikan Salam Hormat Gubernur Sulsel, Kadisdik Sulsel Buka MPLS Tingkat SMA dan SMK

Advertorial

Reses di Desa Lempong, Sulfiah: Masyarakat Aspirasikan Listrik Masuk Jalan Tani dan Pompanisasi

Advertorial

Dinas Pariwisata Wajo Latih 50 Pemandu Wisata Budaya

Pendidikan

Kadisdik Makassar Dampingi Wali Kota Makassar Terima Audiensi HI Unhas

Advertorial

Hadiri Pengundian Lapak Pasar Tempe, Wabup Wajo Tegaskan Tidak Ada “Daeng Mareppe”

Advertorial

Bulan Mei, Pemasangan Pipa Jargas 2 Ribu SR Dimulai

Advertorial

DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna, Ini Dua Ranperda yang Diajukan Pemkab