Home / DPRD / Politik

Rabu, 24 April 2019 - 14:45 WIB

Marak Politik Uang, Warga Lalengbata Desak Bawaslu Pinrang Usut Pelaku

Ilustrasi

Ilustrasi

LINTASCELEBES.COM PINRANG –– Politik uang atau money politic tidak bisa dilepaskan dari momen Pemilihan Umum terutama calon anggota legislatif DPR RI, DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Lalengbata, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, menyebar informasi politik uang untuk memenangkan salah seorang Caleg DPRD Kabupaten saat malam sebelum hari pencoblosan, Rabu (17/4/19) lalu.

“Saya mendesak Bawaslu Kabupaten Pinrang segera menyelidiki para Caleg yang bermain money politic,”kata warga Kelurahan Lalengbata, Wawan.

Ia mengatakan, dirinya melihat salah satu Timses melakukan money politic pada saat malam sebelum hari pencoblosan.

“Ya memang tidak ada bukti untuk saat ini, baik bukti foto maupun video, akan tetapi saya melihat langsung pelaksanaan praktik kotor pada saat itu,”katanya.

Dirinya pun siap menjadi saksi kalau money politic di Kelurahan Lalengbata, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang memang pernah terjadi.

“Ini sangat merugikan untuk Caleg yang lainnya yang tak bermain money politic. Kami berharap Bawaslu akan segera melakukan pengusutan dan memeriksa mereka,”harapnya.(Amin)

Editor : Muh. Hamzah

Baca juga:  Bupati Wajo: Situs Tosora Akan Dijadikan Budaya Religi

Share :

Baca Juga

Politik

Tumbangkan Petahana, Muh. Yasir Nahkodai Desa Belawae

Politik

PKB Wajo Lolos Verifikasi Pengajuan Bacaleg, Sumardi Arifin: Kita Target 8 Kursi

Keamanan

Isi Jabatan Lowong, Bupati Wajo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

DPRD

DPRD Wajo Terima Aspirasi 13 Kades se Kecamatan Pitumpanua

Pilkada

Debat Publik Pilkada Pangkep, MYL-SS Komitmen dalam Peningkatan Reformasi dan Birokrasi yang Bersih dan Profesional

Advertorial

Persembahkan Sejumlah Prestasi, Perguruan Pencak Silat GSP Dapat Apresiasi DPRD Wajo

Advertorial

DPRD Wajo Paripurnakan Penetapan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan

Advertorial

Bupati Wajo: Situs Tosora Akan Dijadikan Budaya Religi