Home / Pendidikan

Senin, 19 November 2018 - 17:31 WIB

Dr. Andi Syukri Syamsuri, M.Hum: Abad 21 Guru Dituntut Ubah Pola Pembelajaran

LINTASCELEBES.COM YOKYAKARTA — Pembelajaran abad 21 menjadi keharusan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengelolaan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dalam mengembangkan pembelajaran abad 21, guru dituntut merubah pola pembelajaran konvensional.

Demikian ditegaskan Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Andi Syukri Syamsuri, M.Hum, kepada media di Jokyakarta, Senin (19/11/2018).

“Pola ini  berpusat pada guru (teacher centred) menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centred), tandas doktor linguistuik PPs-Unhas ini. Pasalnya sumber belajar melimpah bukan hanya bersumber guru, sehingga peran guru menjadi fasilitator, mediator, motivator sekaligus leader dalam proses pembelajaran,” ujarnya

Andi Syukri Syamsuri menjelaskan, karateristik siswa abad 21 sangat berbeda dengan siswa era sebelumnya. Dimana Pada Abad 21 ini seseorang harus memiliki keterampilan 4 C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation).

“Keterampilan ini sudah semestinya tercermin dalam pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh seorang guru,” ungkap anggota Tim Seleksi Anggota KPU Sulsel 2018 ini.

Keterampilan abad 21, lanjut dia dapat di integrasikan dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga pilihan metode, media dan pengelolaan kelas benar-benar meningkatkan keterampilat tersebut.  “Karena itulah menjadi keharusan kemampuan pedogogi guru menyesuaikan dengan karateristik dan keterampialn yang diperlukan di abad 21,” ungkapnya.

Syukri Syamsuri mengatakan, beberapa hal yang penting diperhatikan oleh guru untuk mengembangkan pembelajaran abad 21 ini, yaitu penguatan tugas utama sebagai perancang pembelajaran dan menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking), ketiga menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi, serta keempat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran.

“Secara umum, kemampuan pedogogi guru abad 21 dalam mengelola pembelajaran mencakup kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran, melaksanaan pembelajaran. Serta penilaian prestasi belajar siswa, dan melaksanaan tindak lanjut hasil penilaian dengan prinsip-prinsip pembelajaran kekinian (digital age),” tegas  Ketua Wilayah IX Sulawesi, Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia Wilayah IX Sulawesi (ALPTKSI)  ini.

Baca juga:  Berprestasi, Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Kepada 280 Anggotanya

Laporan : Yahya

Editor    : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Pendidikan

“Ayo Kursus” Kemendikbudristek Kembalikan Harapan Anak Putus Sekolah

Pendidikan

Save the Children Indonesia Serahkan 3.780 Paket Belajar untuk Wajo

Pendidikan

Ciptakan Kualitas Pendidikan Bermutu di Wajo, Bupati Terpilih Janji Tingkatkan SDM Tenaga Pendidik

Pendidikan

Wajo Mulai PTM 6 September, Dilaksanakan Terbatas dan Prokes Ketat

Pendidikan

SDN 2 Maddukelleng Sukses Adakan ANBK Secara Mandiri

Advertorial

Berkunjung di Kemenpora, Bupati: Wajo Siap Menjadi Pilot Projek Program Pembangunan Pemuda di Indonesia

Pendidikan

Kemendikbudristek Gandeng Google Kembangkan Program Bangkit 2022

Pendidikan

Kepala MTs As’adiyah Sengkang Dukung Upaya Bupati Wajo Ciptakan Generasi Qurani Melalui Perkampungan Al-Qur’an